Kemarin, KKB disebut sebagai teroris hingga kasus "babi ngepet"

Kemarin, KKB disebut sebagai teroris hingga kasus "babi ngepet"

Tangkapan layar - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat memberikan keterangan pers terkait situasi di Papua, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (29-4-2021), yang ditayangkan di YouTube. ANTARA/Syaiful Hakim.

Jakarta (ANTARA) - Berita hukum yang terjadi pada Kamis (29/4) namun masih menarik untuk disimak, mulai dari pemerintah menyebutkan bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua dikategorikan sebagai teroris, hingga Polrestro Metro Depok membekuk penyebar hoaks atau berita bohong tentang adanya diduga babi ngepet.

Berikut rangkuman selengkapnya

1. Kapolri minta Satgas Nemangkawi tak kendor perangi KKB

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyemangati prajurit Satgas Operasi Nemangkawi agar tidak kendor dalam memerangi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang semakin intens melakukan aksi kekerasan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.

Selengkapnya di sini:

2. Mahfud MD sebut KKB di Papua sebagai teroris

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan, organisasi atau kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan kekerasan di Papua dikategorikan sebagai teroris.

Mahfud menyampaikan sikap Pemerintah itu saat jumpa pers secara daring di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis, terkait peristiwa atau eskalasi tindak kekerasan yang terjadi di Papua dalam beberapa hari terakhir ini.

Selengkapnya di sini:

3. Komnas HAM kecewa Mahfud MD labeli KKB sebagai teroris

Wakil Ketua Eksternal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin mengaku kecewa kepada Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang melabeli kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai teroris.

Selengkapnya di sini:

4. Mahfud tegaskan pemerintah tak akan cabut UU ITE

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak akan mencabut UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena masih diperlukan.

Selengkapnya di sini:

5. Polisi bekuk penyebar berita bohong ada babi ngepet di Depok

Polrestro Metro Depok membekuk penyebar hoaks atau berita bohong tentang adanya diduga babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Kota Depok Jawa Barat yang sempat viral di media beberapa hari lalu.

Selengkapnya di sini:

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komnas HAM: Label teroris untuk KKB persempit ruang diskusi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar