Jakarta (ANTARA News) – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) memberikan penghargaan khusus kepada James Riadi sebagai pengusaha lokal retailer yang sukses dan banyak membantu para pengusaha UKM se-Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum DPP IWAPI Nitayudi disaksikan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XXI IWAPI di Hotel Borobudur Jakarta, kemarin.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi kami (IWAPI) kepada Bapak James Riadi yang sukses menjalankan usahanya, tapi tetap pedulian terhadap keberlangsungan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) sehingga dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Sekjen DPP IWAPI Moudy L Lintuuran dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat.

Moudy berharap, usai Rakernas seluruh rekomendasi yang dihasilkan bisa dijalankan dengan baik sesuai kesepakatan dan kesepahaman kerjasama (MoU) antara sejumlah pihak. Salah satunya adalah MoU antara IWAPI dengan PT Telkom, Hypermart, Sriwijaya Air, dan PT Agel yang ditandatangani di acara Rakernas XXI IWAPI yang juga disaksikan langsung Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad.

"Hasil MoU tersebut sejalan dengan program di IWAPI, seperti pelatihan bagi anggota IWAPI. Hasil MoU di Rakernas salah satu bentuknya adalah membuat pelatihan-pelatihan seperti kepemimpinan, teknologi, IT, dan lain-lain. Khusus dengan PT Telkom, seluruh pengurus IWAPI di daerah akan mendapatkan fasilitas menggunakan flexi, komunikasi dari pusat ke daerah akan lebih mudah dan cepat," katanya.

Selain itu, hasil MoU yang juga akan membantu bagi para pengusaha adalah bantuan langsung yang diberikan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad kepada sejumlah pengusaha. Ke depan, bentuk bantuan tersebut akan lebih ditegaskan dalam MoU (kerjasama jangka panjang) antara IWAPI dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan, seperti pemberian bibit rumput laut, benih ikan dan udang.

"Kerja sama ini diberikan kepada para pengusaha yang memang bergerak di budidaya bidang itu. Ini bentuk konkret hasil kerja sama pemerintah dengan IWAPI. Dengan begitu, para pengusaha, khususnya yang di daerah, akan termotivasi untuk terus mengembangkan diri sehingga bisa membuka lapangan kerja yang luas dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitarnya," ujar Moudy.

Hal yang menarik dalam Rakernas XXI IWAPI, muncul wacana perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) di Komisi Organisasi. "Memang ada wacana yang menginginkan terjadi perubahan beberapa point di AD/ART. Alasannya untuk menyesuaikan dengan KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia," demikian Moudy.(*)
(ANT/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010