Anies bertemu ikan Nemo di Kepulauan Seribu

Anies bertemu ikan Nemo di Kepulauan Seribu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Keramba Jaring Apung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (30/4/2021). ANTARA/Abdu Faisal.

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan ikan jenis Nemo (clown fish) di Kepulauan Seribu, Jumat.

Ikan yang tenar dalam film animasi 'Finding Nemo' itu bisa ditemukan di lokasi budidaya Keramba Jaring Apung, Pulau Pramuka, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara sekitar 5-10 menit naik perahu motor cepat (speedboat) dari Dermaga Pulau Pramuka.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memandangi ikan Nemo di Keramba Jaring Apung, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (30/4/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)


Pantauan ANTARA di lokasi, Anies tampak gembira saat menemukan ikan bercorak jingga kemerahan dengan garis-garis berwarna putih tersebut tak jauh dari dermaga Pulau Pramuka.

Ia memegangi bungkusan berisi ikan Nemo hidup tersebut sembari menatapnya lekat.

Ikan tersebut masih berukuran kecil, namun geraknya meliuk-liuk lincah.

Selain dapat menemukan ikan Nemo, di Keramba Jaring Apung juga berkembang biak ikan laut jenis lain seperti Ikan Kerapu dan Dori.
Ikan Nemo di Keramba Jaring Apung Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (30/4/2021). (ANTARA/ Abdu Faisal)


Informasi yang dihimpun ANTARA, dalam satu unit Keramba Jaring Apung bisa berisi ikan Kerapu yang beratnya antara 7-8 ons, yang paling besar berisi 200 ekor dan yang kecil isinya 100 ekor. Tempat budidaya ikan itu memiliki beberapa manfaat. Keberadaan ikan di dalamnya akan lebih aman, sehingga memudahkan pemeliharaan.

Selain itu, dengan ukuran keramba yang terbatas, ikan dapat dipanen dengan mudah. Nilai ekonomisnya pun dapat langsung dihitung petani ikan.

Baca juga: Ini curahan hati dokter RSUD Kepulauan Seribu saat dikunjungi Anies
Baca juga: Anies Baswedan berangkat menuju Kepulauan Seribu


Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

IYC 2021 ditunda, Anies Baswedan & Wayan Koster beri penjelasan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar