Mampu gairahkan UMKM, Ketua DPD RI minta realisasi KUR dipercepat

Mampu gairahkan UMKM, Ketua DPD RI minta realisasi KUR dipercepat

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di sela meninjau INAPRO EXPO produk UMKM yang digelar KADIN Jatim di Surabaya, Minggu (22/11/2020). ANTARA/HO-DPD RI/fa/am.

Berbagai indikator ekonomi makro mulai menunjukkan kebangkitan
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah mempercepat realisasi kredit usaha rakyat (KUR) karena mampu menggairahkan pembiayaan UMKM dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

"Di saat pandemi, mayoritas omzet dari pelaku UMKM turun. Dengan adanya realisasi KUR tentunya menjadi angin segar bagi UMKM. Mereka bisa berproduksi kembali dan bisa semakin bertahan di masa sulit ini," kata LaNyalla lewat keterangannya diterima di Jakarta, Jumat.

Oleh karena itu, senator asal Jawa Timur itu berharap KUR dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku UMKM. Apalagi suku bunga KUR yang rendah tidak memberatkan dalam mengembalikan modal.

"Ini menjadi potensi yang baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sektor riil. Apalagi sekitar 60 persen PDB dibentuk UMKM," katanya.

Baca juga: Ketua DPD minta pemerintah merespons keluhan UMKM makanan dan minuman

Agar cepat terealisasi, LaNyalla menyarankan pemerintah melakukan kolaborasi dengan lembaga-lembaga keuangan kecil di daerah.

"Jadikan mereka mitra bagi UMKM dan dorong agar mereka juga menghidupkan kembali sektor-sektor lainnya. Kita juga berharap skala prioritasnya diberikan kepada pelaku usaha ultramikro yang pemodalannya sangat kecil. Sektor ini sangat perlu dibantu pembiayaannya," kata alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

Bagi Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu, berbagai indikator ekonomi makro mulai menunjukkan kebangkitan. Penjualan ritel naik, penjualan mobil naik signifikan setelah adanya kebijakan relaksasi PPnBM dan ekspor juga mulai meningkat.

"Pemerintah harus menjaga momentum ini dengan baik, sehingga ekonomi Indonesia lebih cepat pulih," ujarnya.

Tahun ini, target KUR naik menjadi Rp253 triliun, dengan suku bunga KUR rendah hanya tiga persen. Subsidi bunga KUR juga diperpanjang sampai Desember 2021.

Baca juga: Ketua DPD RI bersama relawan Jokowi bahas UMKM hingga pemimpin bangsa
Baca juga: Dongkrak ekonomi, LaNyalla dukung kerja sama DPD dan pengusaha UMKM
Baca juga: Ketua DPD: Relaksasi KUR tanpa agunan bantu pulihkan ekonomi rakyat


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sinergi mal & pelaku UMKM Palembang di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar