Menaker-Wagub DKI ajak semua pihak tetap semangat hadapi pandemi

Menaker-Wagub DKI ajak semua pihak tetap semangat hadapi pandemi

Menaker Ida Fauziyah ketika ditemui media usai menyaksikan vaksinasi 200 pekerja industri dan pelayanan publik di Jakarta pada Sabtu (1/5/2021). ANTARA/HO-Kemnaker/pri.

Tidak ada pilihan lain, kita bangkit dan pulih bersama
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak semua pihak khususnya pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei ini tetap bersemangat dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Ida Fauziah menyatakan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2021 ini, adalah May Day kedua selama pandemi COVID-19 yang mengakibatkan semua pihak dalam situasi sulit, bukan hanya tenaga kerja, tetapi juga pengusaha dan pemerintah.

"Februari 2020 pengangguran menurun jadi 6,9 juta dari 7 jutaan. Karena pandemi, kemudian naik jadi menjadi 9,7 juta. Itu sangat terasa. Apalagi data BPS yang terkena dampak 29,2 juta pekerja," kata Ida dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Oleh karena itu, dia berpendapat, semuanya dalam kondisi 'sakit' mulai dari dunia usaha hingga sektor lainnya.

Untuk itu, tegasnya, tidak ada pilihan kecuali tetap bersemangat menuju masa depan. "Ekonomi kuartal satu masih negatif tapi sudah lebih baik dari kuartal empat tahun 2020. Tidak ada pilihan lain, kita bangkit dan pulih bersama. Dialog sosial menjadi sangat penting," ujarnya.

Baca juga: DKI berkolaborasi untuk gelar kegiatan sosial peringati May Day

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut peringatan Hari Buruh setiap 1 Mei merupakan yang 'hari raya' bagi kaum buruh dan pekerja, juga diharapkan menjadi pemantik untuk bangkit dari COVID-19 sesuai dengan arahan Menteri Ketenagakerjaan, tema May Day Tahun 2021 adalah "May Day: Recover Together".

"Pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia dan kota Jakarta selama satu tahun terakhir ini, ditambah peningkatan kasus pada klaster perkantoran, menuntut kita untuk lebih melindungi pekerja/buruh, terutama di sektor pelayanan publik," kata Riza.

Kemudian, sesuai arahan dari kementerian, katanya, ditekankan bahwa May Day merupakan momentum dan waktu yang tepat untuk bersinergi dan bersama-sama memulai kembali, berinovasi kembali untuk membangun Indonesia lebih baik antara lain dengan berbagai kegiatan positif.

Karenanya, lanjut Riza, pelaksanaan vaksinasi dan pemberian vaksin menjadi hal yang vital dalam salah satu upaya yang efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19, tujuannya untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena virus tersebut.

"Karena itu, saya berharap, vaksinasi bagi pekerja dalam rangka peringatan Hari Buruh ini berlangsung tertib dan sukses, serta memulihkan kondisi ekonomi nasional dan mengembalikan produktivitas kerja yang aman dan sehat untuk semua," tuturnya.

Baca juga: Presiden: Buruh adalah aset besar bangsa

Kedua tokoh tersebut diketahui menghadiri kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi kelompok pekerja dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2021 di Kantor DPP APINDO DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu ini.

 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Terapkan prokes, 300 buruh peringati May Day di DKI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar