Pengemudi ojek daring apresiasi program vaksinasi Pemprov DKI

Pengemudi ojek daring apresiasi program vaksinasi Pemprov DKI

Pengemudi ojek daring menunjukan sertifikat setelah menjalani vaksinasi COVID-19 dengan layaran tanpa turun di Sport Center Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/3/2021). Dinas Kesehatan Kota Bandung bekerjasama dengan Grab memberikan vaksin COVID-19 secara gratis kepada pengemudi ojek daring guna memberikan rasa nyaman kepada penumpang yang akan menggunakan moda transportasi daring. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

jujur tidak ada efek samping yang saya rasakan
Jakarta (ANTARA) - Komunitas pengemudi ojek daring mengapresiasi prioritas pemberian vaksin COVID-19 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan menggandeng Gojek dan Halodoc.

“Kami sangat mengapresiasi Gojek yang bekerja sama dengan Halodoc dan Pemerintah DKI Jakarta sehingga kami termasuk kategori penyedia layanan di garda depan yang mendapat vaksinasi tersebut,” kata salah satu pengemudi ojek daring Jefry Supriyadi saat dikonfirmasi, Rabu.

Baca juga: Pakar kesehatan sebut vaksinasi ojek daring Pemprov DKI patut ditiru

Jefry yang juga pendiri komunitas Persatuan Driver Gojek Indonesia (PDGI) mengakui tidak ada efek samping yang dirasakan setelah menjalani vaksinasi COVID-19 tersebut.

“Alhamdulillah setelah disuntik vaksin, jujur tidak ada efek samping yang saya rasakan. Saya merasa tidak ada rasa cemas, dan sebaliknya merasa aman dan nyaman selama bekerja. Selain itu prosesnya juga cepat,” lanjutnya.

Dia juga berharap langkah Pemprov DKI Jakarta memberikan prioritas vaksinasi kepada pengemudi ojek daring diikuti oleh daerah-daerah lainnya.

Baca juga: Komunitas ojek dan wartawan diajak cegah klaster COVID-19 di Jakarta

“Harapan saya, tidak hanya mitra pengemudi di DKI Jakarta, vaksinasi ini juga segera dilakukan secara meluas di seluruh Indonesia bagi pengemudi ojol dan driver-driver transportasi publik lainnya di Indonesia," pungkas Jefry.

Di kesempatan berbeda, mitra pengemudi Gojek lainnya, Nilawaty, mengaku sangat senang dengan tingginya kesadaran yang ditunjukkan pihak Gojek untuk melindungi mitranya dari potensi risiko COVID-19.

“Perhatian Gojek itu saja sudah membuat kami senang, apalagi sampai mendapat vaksin. Ini bukti Gojek punya kesadaran tinggi untuk menjaga mitranya dari risiko terpapar COVID-19,” ujar Nilawaty.

Baca juga: Pelaku penikaman pengemudi ojek di Jakarta Utara dua orang

Nilawaty mengatakan dirinya bersedia mengikuti vaksinasi karena kesadaran pribadi akan pentingnya menjaga dirinya disebabkan pekerjaannya yang berhubungan dengan banyak orang.

Mulai 29 April 2021, bekerja sama dengan Halodoc dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Gojek melakukan vaksinasi COVID-19 yang menyasar puluhan ribu mitra driver di Jakarta.

Pelaksanaan layanan vaksinasi secara drive thru itu dilakukan di layanan vaksinasi yang berlokasi di Kemayoran Jakarta Pusat dan WestOne City Cengkareng Jakarta Barat.

Gojek dalam hal ini menargetkan pemberian vaksin bagi mitra pengemudinya sampai 1.500 dosis vaksin per hari.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Doa bersama komunitas ojek daring Bandung untuk Palestina

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar