LP3ES: Masyarakat puas dengan kinerja Presiden Jokowi

LP3ES: Masyarakat puas dengan kinerja Presiden Jokowi

Lembaga Penelitian Pendidikan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) merilis survei isu-isu aktual, kontestasi parpol serta kandidat capres menuju 2024. ANTARA/HO-LP3ES

Penilaian terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden RI mencapai kisaran 6 dari skala 1—10 meskipun responden memberikan penilaian cenderung puas.
Jakarta (ANTARA) -
Lembaga Penelitian Pendidikan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) menyebutkan hasil surveinya menunjukkan sebagian sebagian besar masyarakat puas dengan kinerja Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin.
 
"Sebagian besar masyarakat atau 63,1 persen cenderung puas dengan kinerja Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin," kata peneliti LP3ES Erwan Halil dalam rilisnya diterima di Jakarta, Rabu.
 
Ia mengatakan bahwa penilaian terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden RI mencapai kisaran 6 dari skala 1—10 meskipun responden memberikan penilaian cenderung puas.
 
Secara umum penilaian terhadap kinerja lembaga pemerintahan juga tidak jauh berbeda. Kinerja lembaga politik seperti partai politik menunjukkan angka 53,3 persen dan kepanjangan tangan masyarakat, yakni DPR berada 55,2 persen, DPRD tingkat kepuasan masyarakat berada pada 59,5 persen.

Baca juga: Presiden Jokowi: RI harus dapat manfaat dari ekonomi hijau dan biru
 
Kinerja sektor pemerintahan soal peningkatan kehidupan ekonomi mendapatkan penilaian 51,1 persen, penindakan pelanggar HAM 54 persen, pemberantasan korupsi 55,1 persen, dan kebebasan berpendapat 59,2 persen.

LP3ES menggelar survei isu-isu aktual, kontestasi parpol, serta kandidat capres menuju 2024.
 
Untuk metodologi survei, LP3SE melakukan survei dengan sampel 1.200 responden, terbagi secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih (penduduk usia dewasa) yang tercatat pada Pemilu 2019.
 
Sampel ditentukan dengan acak bertingkat, margin of error plus minus 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 8—15 April 2021 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.
 
Survei ini, kata dia, memiliki keterbatasan karena mewakili pemilih kota besar secara nasional, sampel kurang dapat menggambarkan masing-masing kota.

Baca juga: Presiden Jokowi: Belanja pemerintah harus dipercepat, naikkan "demand"
 

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden Jokowi bagikan Banpres Produktif untuk 12,8 juta UMKM

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar