Transaksi Lion Parcel tumbuh 30 persen pada kuartal I 2021

Transaksi Lion Parcel tumbuh 30 persen pada kuartal I 2021

Ilustrasi Lion Parcel (ANTARA/HO)

Jika pelaku usaha mikro dapat tumbuh dan berkembang, maka perekonomian Indonesia juga dapat terdorong untuk mengalami pertumbuhan. Kami berupaya menjadi mitra yang aman dan terpercaya bagi masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan jasa ekspedisi Lion Parcel (PT Lion Express) mencatatkan pertumbuhan transaksi sekitar 30 persen selama kuartal I 2021

"Di tengah melemahnya perekonomian nasional, kami berhasil mencatatkan kenaikan transaksi sekitar 30 persen di kuartal I 2021. Pertumbuhan ini meningkat jika dibandingkan dengan kuartal I 2020 kemarin," kata Chief Marketing Officer (CMO) Lion Parcel, Kenny Kwanto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.

Kenny melanjutkan, kenaikan angka tersebut utamanya didukung oleh transaksi dari para mitra agen Lion Parcel. Hal tersebut dibuktikan oleh inovasi produk-produk Lion Parcel yang selalu mengedepankan kebutuhan masyarakat, seperti program SIKAT (Setengah Kilo Hemat) dan BIGPACK pengiriman khusus di atas 10 kilogram yang keduanya diluncurkan pada awal Ramadhan dan dibuat atas dasar kebutuhan masyarakat.

Selain itu, transaksi dari aplikasi Lion Parcel yang terus mengalami peningkatan juga ikut memberikan peran terhadap kenaikan pada kuartal I ini. Hingga kuartal I 2021, transaksi Lion Parcel melalui aplikasi meningkat hingga 155 persen dibandingkan dari tahun sebelumnya.

Lion Parcel, jelas Kenny, akan terus berfokus dan mengembangkan aplikasi untuk memberikan kemudahan dan memenuhi kebutuhan para pelanggan.

“Seperti adanya fitur free pick up, kurir kami akan tetap memprioritaskan menjemput walaupun hanya kirim satu paket. Sehingga pelanggan dapat memastikan paket yang dikirimkan akan sampai ke rumahnya masing-masing," ujar Kenny.

Lebih lanjut Kenny mengungkapkan bahwa salah satu misi Lion Parcel adalah menjembatani perekonomian Indonesia dengan membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh negeri.

Menurutnya, UMKM sebagai salah satu penopang perekonomian Indonesia, terutama pada saat melemahnya pertumbuhan ekonomi, perlu didukung agar pelaku UMKm dapat tumbuh dan berkembang.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan beberapa instansi seperti UKM Mendunia Foundation, Kopira, Kadin Indonesia, APEDI, Kemenko Perekonomian, Desa Sejahtera ASTRA dan masih banyak lagi.

"Jika pelaku usaha mikro dapat tumbuh dan berkembang, maka perekonomian Indonesia juga dapat terdorong untuk mengalami pertumbuhan. Kami berupaya menjadi mitra yang aman dan terpercaya bagi masyarakat," kata dia.

Selain itu, mulai 3 Mei, Lion Parcel mengadakan promo khusus untuk harga pengiriman antar kota, seperti dari Jabodetabek ke Jabodetabek, Bandung ke Bandung, Malang ke Malang, atau Surabaya ke Surabaya. Program ini ditujukan sebagai salah satu bukti guna mendukung pelaku bisnis UMKM.

“Kami juga ada promo harga pengiriman dengan biaya yang sangat murah senilai Rp4.500 untuk antar kota. Kami berharap inovasi ini bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Antisipasi lonjakan saat Ramadhan, Lion Parcel tambah infrastruktur
Baca juga: Lion Parcel luncurkan jasa kirim sehari dengan jaminan uang kembali
Baca juga: Empat kiat aman kirim paket di masa pandemi COVID-19

 

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sinergi perdagangan daring dan logistik untuk genjot pertumbuhan ekonomi nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar