Jababeka siap gelar ajang olahraga untuk obati kerinduan masyarakat

Jababeka siap gelar ajang olahraga untuk obati kerinduan masyarakat

Managing Director Jababeka Hospitality Fachrully F. Lasahido (kiri) dan General Manager Corporate Marketing PT Graha Buana Cikarang Eric Limansantoso dalam temu media di Jababeka Sport City, Cikarang, Rabu (5/5/2021). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Jakarta (ANTARA) - Jababeka, sebuah klaster seluas 34 hektar, siap menggelar kejuaraan olahraga untuk mengobati kerinduan masyarakat dalam mengikuti kegiatan, terutama olahraga rekreasi, setelah satu tahun lebih terhenti akibat pandemi COVID-19.

Managing Director Jababeka Hospitality Fachrully F. Lasahido mengatakan pihaknya sudah mulai berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta induk cabang olahraga terkait untuk menghelat sejumlah event yang rencananya akan digelar pada Agustus mendatang.

“Ada tiga event yang sudah kami siapkan, yaitu BMX, MTB dan push bike,” kata Fachrully di Jababeka Sport City, Cikarang, Rabu.

“Selain itu, pada bulan yang sama juga kami berencana menggelar turnamen golf junior dan amatir. Tapi ini masih perlu disesuaikan dengan libur sekolah,” tambah dia.

Baca juga: Wisata olahraga Indonesia diperkirakan tembus 1,3 triliun dolar AS 

Fachrully menuturkan kejuaraan tersebut hanya akan dibatasi untuk peserta di kawasan Jabodetabek. Dia mengaku belum berani untuk menjaring peserta hingga tingkat nasional karena mempertimbangkan situasi pandemi COVID-19.

Dalam pelaksanaannya nanti, ia mengatakan akan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan membatasi jumlah pengunjung.

Terkait protokol, Fachrully mengungkapkan Jababeka Golf, sebuah lapangan golf bertaraf internasional, sebetulnya telah menerapkan Indonesia Care atau CHSE, panduan pelaksanaan protokol kesehatan, kebersihan, keamanan dan lingkungan hidup sebagai bagian dari pencegahan penyebaran COVID-19.

Ia pun yakin kejuaraan olahraga mendatang dapat terselenggara dengan sukses, apalagi didukung dengan adanya program vaksinasi pemerintah yang hingga saat ini terus dilakukan. 

“Kita, bagaimanapun tetap perlu event. Masyarakat dan kita semua tentu saja sudah rindu untuk bisa berlibur, menikmati dan mengikuti berbagai event,” pungkas Fachrully. 

Baca juga: KOI sarankan tes swab jadi syarat gulirkan kejuaraan olahraga 
Baca juga: Olahraga masuk proyek strategis, Kementerian BUMN dukung sport tourism 
​​​​​​​


Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Melihat penerapan protokol kesehatan di pusat kebugaran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar