29.296 penumpang lakukan perjalanan non mudik semua moda transportasi

29.296 penumpang lakukan perjalanan non mudik semua moda transportasi

Dokumentasi. Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono meninjau posko penyekatan peniadaan mudik Tol Cikarang Barat, Kamis (6/5/2021) (ANTARA/HO-Korlantas Polri)

Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian transportasi untuk mengendalikan jumlah pergerakan penumpang per harinya dan memastikan penumpang yang bepergian adalah mereka yang memang dikecualikan
Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati menyebut masa peniadaan mudik pada hari kedua atau pada Jumat (7/5) kemarin, tercatat sebanyak 29.296 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di semua moda transportasi.

Jumlah ini menurun 18,45 persen dibandingkan dengan jumlah pergerakan penumpang di hari pertama masa peniadaan mudik, Kamis (6/5) yaitu sebanyak 32.217 penumpang.

“Jika dibandingkan dengan masa pengetatan (pra peniadaan mudik tanggal 22 April -5 Mei 2021), jumlah rata-rata harian penumpang di masa peniadaan mudik mengalami penurunan cukup signifikan. Dimana rata-rata jumlah penumpang di semua moda transportasi pada masa pra peniadaan mudik mencapai 174 ribu lebih penumpang per harinya. Sementara di masa peniadaan mudik hanya sekitar 31 ribu lebih penumpang perharinya,” kata Adita dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.

Adita menjelaskan, secara umum pengendalian transportasi dilaksanakan dengan baik, lancar, dan tidak terdapat kendala yang signifikan, khususnya di sektor transportasi darat yang memiliki banyak titik penyekatan.

Ia menambahkan, pihak Kepolisian dibantu unsur terkait lainnya juga akan terus siaga melakukan penjagaan di titik-titik penyekatan dan akan mengenakan sanksi tegas dengan memutarbalikkan kendaraan, bagi masyarakat yang tidak memenuhi syarat pengecualian.

“Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian transportasi untuk mengendalikan jumlah pergerakan penumpang per harinya dan memastikan penumpang yang bepergian adalah mereka yang memang dikecualikan dari larangan,” tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Terpadu Pengendalian Transportasi Pada Masa Mudik Idul Fitri 1442H/2021, per hari ini, Sabtu 8 Mei 2021 pukul 05.00 WIB, secara rinci jumlah pergerakan penumpang dari masing-masing moda transportasi, sebagai berikut:

Untuk Angkutan Jalan (Menggunakan Bus), pada 7 Mei 2021 sebanyak 3.369 penumpang melakukan perjalanan nonmudik, sementara, pada 6 Mei 2021 sebanyak 6.927 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 48 terminal (turun 51,36 persen).

Untuk Angkutan Penyeberangan, pada 7 Mei 2021 sebanyak 9.322 penumpang melakukan perjalanan nonmudik, sementara, pada 6 Mei 2021 sebanyak 13.791 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 8 lintasan penyeberangan (turun 32,41 persen).

Untuk Angkutan Udara, pada 7 Mei 2021 sebanyak 7.603 penumpang melakukan perjalanan nonmudik, sementara, pada 6 Mei 2021 sebanyak 6.554 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 50 bandara (naik 16,01 persen).

Untuk Angkutan Laut, pada 7 Mei 2021 sebanyak 6.101 penumpang melakukan perjalanan nonmudik, sementara, pada 6 Mei 2021 sebanyak 6.086 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 51 pelabuhan (naik 0,25 persen).

Untuk Angkutan Kereta Api, pada 7 Mei 2021 sebanyak 2.901 penumpang melakukan perjalanan nonmudik, sementara, pada 6 Mei 2021 sebanyak 2.568 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 13 Daops/Divre (naik 12,97 persen).

Baca juga: Menhub sebut penumpang di stasiun dan terminal turun signifikan
Baca juga: Angkutan barang PELNI naik 70 persen di masa peniadaan mudik
Baca juga: AP II : Peniadaan mudik berjalan optimal, penerbangan turun 90 persen

 

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PT KAI Daop 2 Bandung catat penurunan penumpang 85%

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar