Transformasi digital tingkatkan potensi ekonomi di tengah pandemi

Transformasi digital tingkatkan potensi ekonomi di tengah pandemi

Ilustrasi - Transformasi digital, internet of things. ANTARA/Pixabay.

Suatu ekosistem digital terintegrasi akan mampu mempercepat transformasi digital dan mendorong potensi ekonomi di tengah pandemi,...
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan digital terintegrasi PT Sinergi Solusi Digital Tbk atau Surge mempersiapkan sejumlah konsep berbasis solusi wirausaha untuk mengoptimalkan percepatan adopsi penggunaan internet sekaligus mendukung transformasi digital di Indonesia.

“Suatu ekosistem digital terintegrasi akan mampu mempercepat transformasi digital dan mendorong potensi ekonomi di tengah pandemi, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata CEO Surge Hermansjah Haryono dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menurut Hermansjah, sebagai solusi-preneur atau enabler dari transformasi digital di Indonesia, Surge memiliki tiga pilar ekosistem digital, yakni periklanan digital, pengembangan aplikasi, dan juga infrastruktur jaringan internet.

“Kami fokus mendorong digitalisasi lingkungan publik melalui pengembangan konsep offline-to-online aset media, serta pengembangan aplikasi smartphone yang didukung jaringan infrastruktur internet yang dijalankan secara terpadu dan mandiri,” katanya.

Baca juga: Kemenkominfo: Percepatan transformasi digital jadi program prioritas

Surge melalui anak usaha telah menghadirkan aplikasi lewat integrasi ekosistem yang dibangun di antaranya LiniPoin, aplikasi loyalty bagi para pengguna commuter line Jabodetabek, digitalisasi pasar melalui akses wifi gratis dan fasilitas periklanan digital bagi para pedagang di 13 pasar tradisional PD Pasar Jaya.

Pengembangan lainnya, aplikasi KAI Access yang memudahkan memesan tiket kereta api jarak jauh, aplikasi Jak Lingko sistem transportasi terpadu Jakarta, aplikasi Laper Nih (aplikasi pengantaran makanan), MuslimApp (aplikasi muslim), SobatTani (aplikasi membantu pemasaran hasil panen) dan lainnya.

Ia menjelaskan, Surge melihat bahwa potensi akan transformasi digital masih sangat besar di Indonesia, karena banyak desa-desa terpencil yang masih dapat didorong pengembangan infrastruktur digitalnya, mengingat ada sekitar 12.000 desa atau kelurahan belum memiliki jaringan internet 4G.

Baca juga: Kominfo berkomitmen terus kawal transformasi digital

Secara berkelanjutan, Surge akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong percepatan transformasi digital layanan publik.

Tahun 2021, Surge fokus pada pembangunan jaringan fiber optic yang berkualitas dan berkapasitas besar di sepanjang jalur rel kereta milik PT Kereta Api Indonesia di Pulau Jawa, yang dapat membantu proses fiberisasi bagi operator-operator telekomunikasi dengan penerapan teknologi baik 4G maupun 5G pada waktu dekat.

Kombinasi pilar bisnis Surge pada tahun 2021 akan memberikan potensi pemasukan berupa pendapatan tetap (jaringan infrastruktur) dan potensi bisnis advertising dan digital yang tidak terbatas potensinya.

“Bahkan dengan kombinasi portofolio aplikasi digital dan infrastruktur periklanan dari Surge, kami perkirakan telah dapat menjangkau lebih dari 150 juta orang per hari. Ini kombinasi yang sangat unik dibanding perusahaan-perusahaan lainnya,” tutup Hermansjah.

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ridwan Kamil luncurkan Desa Digital Parakan di Karawang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar