TMII batasi pengunjung hanya 30 persen saat libur Lebaran

TMII batasi pengunjung hanya 30 persen saat libur Lebaran

Wisatawan bersantai bersama keluarga di salah satu wahana Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada libur Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah, Kamis (20/8/2020). (ANTARA/HO-Humas TMII)

Jakarta (ANTARA) - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) membatasi jumlah pengunjung hanya sebanyak 30 persen dari total kapasitas pada libur Lebaran tahun ini.

Kepala Humas TMII Adi Widodo mengatakan apabila pengunjung yang hadir sudah mencapai kapasitas maksimal 30 persen maka akan dilakukan penutupan akses masuk.

"Kapasitas 30 persen, berarti 18 ribu orang dalam suatu waktu. Apabila kapasitas sudah penuh akan dilakukan penutupan akses masuk TMII berkoordinasi dengan aparat Kepolisian," kata Adi Widodo kepada ANTARA, Senin.

Adi Widodo melanjutkan bahwa jam operasional TMII dimulai pada pukul 06.00-18.00 WIB. Untuk antisipasi banyaknya pengunjung, Adi mengatakan bahwa pihak pengelola TMII telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung protokol kesehatan.

"Untuk prokes dari gerbang kendaraan disemprot disinfektan, pengecekan suhu di loket dan wajib mengenakan masker. Beberapa lokasi strategis disiapkan tempat cuci tangan, begitu juga di setiap wahana," ujar Adi

Baca juga: Pelaku UMKM sambut baik bazaar kuliner Ramadhan TMII
Baca juga: Ketua DPD harap TMII lebih profesional dikelola negara
Pengunjung menaiki sepeda di kompleks Keong Mas di TMII, Jakarta, Rabu (7/4/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.
Selain itu, dia mengatakan bahwa akan ada petugas yang berkeliling untuk mengingatkan pengunjung mengenai protokol kesehatan saat berlibur di TMII.

"Petugas secara reguler berkeliling untuk selalu mengingatkan prokes 3 M, bila diperlukan kita lakukan peneguran," katanya.

Adi juga mengimbau bagi pengunjung yang merasa kurang enak badan untuk segera melaporkan diri ke pos kesehatan atau petugas yang berjaga agar nanti dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis.

"Kami menyambut kedatangan masyarakat ke TMII untuk melepas rindu akan kampung halamannya dan menghimbau patuhi prokes demi keselamatan jiwa masing-masing," katanya.

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar