Stasiun Senen terlihat ramai hari Senin (10/5)

Stasiun Senen terlihat ramai hari Senin (10/5)

Situasi lokasi Tes GeNose di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021). ANTARA/Ricky Prayoga.

Senin ini memang terpantau padat terlebih pada pukul 11.00 WIB dan pukul 14.00 WIB oleh penumpang yang membatalkan tiket karena tidak memenuhi syarat administrasi
Jakarta (ANTARA) - Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, terlihat cukup ramai pada Hari Senin (10/5)  atau hari kelima periode pelarangan mudik 6-17 Mei 2021.

Dari pantauan ANTARA di lokasi, sekitar pukul 10.00 WIB dan 15.00 WIB, tampak keramaian terjadi di lokasi tes GeNose dan swab antigen yang berada di sisi Selatan dari muka Stasiun Pasar Senen serta di pusat pelayanan pelanggan.

Salah satu pengguna kereta Rizki yang ditemui seusai melakukan tes mengaku dia akan melakukan perjalanan ke Solo untuk perjalanan dinas, melakukan tes GeNose untuk perjalanan dari Stasiun Gambir malam hari.

Baca juga: Menhub apresiasi masyarakat yang tidak mudik

"Saya tadi tes sebentar sih 10 menit. Kebetulan ramai tapi tidak padat. Saya tes di sini karena di Gambir tidak ada tes GeNose," kata Rizki yang mengaku pergi melakukan perjalanan dinas untuk tiga hari.

Keramaian juga terlihat di pusat pelayanan pelanggan oleh para pengguna kereta yang akan melakukan pembatalan tiket.

Salah satu petugas keamanan stasiun Sumarna, mengatakan Senin ini memang terpantau padat terlebih pada pukul 11.00 WIB dan pukul 14.00 WIB oleh penumpang yang membatalkan tiket karena tidak memenuhi syarat administrasi.

Baca juga: Tiga kereta api jarak jauh beroperasi di Senen selama pelarangan mudik

"Jadi mereka pas datang langsung diperiksa kelengkapan administrasi dari surat sehat dan izin keluar masuk. Tapi ada beberapa orang yang tidak bisa diizinkan berangkat karena administrasinya kurang," ucap Sumarna.

Untuk keberangkatan pagi di Stasiun Pasar Senen, Sumarna mengatakan ada 20 penumpang yang ditolak untuk berangkat dan mengurus pembatalan tiket. Sementara pada siang sampai sore ada sekitar 10 orang yang mengurus pembatalan tiket.

Diketahui, saat ini pemerintah melakukan larangan mudik Lebaran 2021 yang mulai berlaku tanggal 6 -17 Mei.

Baca juga: Ini suasana Stasiun Pasar Senen pada hari pertama pelarangan mudik

Larangan itu diatur melalui adendum Surat Edaran Satgas COVID-19 2021 SE 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Pasar Senen sendiri melayani tiga kereta jarak jauh yakni KA Bengawan (Pasar Senen-Purwosari) pukul 06.30 WIB, KA Tegal Ekpres (Pasar Senen-Tegal) pukul 09.20 WIB, dan KA Serayu (Pasar Senen-Purwokerto via Bandung) pukul 09.30 WIB.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Masa pengetatan, penumpang Stasiun Pasar Senen melonjak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar