Bandara Ngurah Rai layani 5.000 penumpang sejak larangan mudik

Bandara Ngurah Rai layani 5.000 penumpang sejak larangan mudik

Suasana lengang area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali, Senin (10/5/2021). ANTARA/Naufal Fikri Yusuf

Trafik pergerakan penumpang dan pesawat pada lima hari terakhir selama masa larangan mudik Lebaran 2021 ini jika dibandingkan rata-rata harian bulan April menurun cukup signifikan sekitar 90 persen
Badung (ANTARA) - Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat telah melayani total 5.294 orang penumpang rute domestik yang melakukan perjalanan non-mudik dengan diangkut 81 pesawat selama lima hari pemberlakuan larangan mudik pada 6-10 Mei 2021.

"Trafik pergerakan penumpang dan pesawat pada lima hari terakhir selama masa larangan mudik Lebaran 2021 ini jika dibandingkan rata-rata harian bulan April menurun cukup signifikan sekitar 90 persen," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira di Kabupaten Badung, Bali, Selasa.

Ia mengatakan, para penumpang yang berangkat dan tiba di Bandara Ngurah Rai tersebut dipastikan tidak melakukan perjalanan mudik karena telah memenuhi persyaratan penerbangan sesuai Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 yaitu termasuk penumpang yang dikecualikan dari larangan mudik.

"Untuk penumpangnya dominan cenderung lebih banyak penumpang yang tiba di terminal kedatangan," katanya.

Taufan Yudhistira menjelaskan, pihaknya memperkirakan penurunan jumlah penumpang dan pesawat di Bandara Ngurah Rai akan terus terjadi hingga larangan mudik Lebaran 2021 berakhir.

Meskipun begitu, pengelola Bandara Ngurah Rai, terus menyiagakan posko terpadu pengendalian transportasi udara sebagai salah satu upaya memastikan kelancaran operasional di pada masa larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Sebanyak 1.677 personel bandara secara bergantian disiagakan dalam posko terpadu itu dan melaksanakan tugas bersinergi dengan unsur keamanan eksternal seperti TNI Angkatan Udara dan Polsek Kawasan Bandara.

"Kami mendukung kebijakan pemerintah pada masa peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan menyiapkan Posko Terpadu agar kelancaran pada pembatasan penerbangan tetap kondusif, khususnya pada proses verifikasi bagi calon penumpang yang dikecualikan," ungkap Taufan Yudhistira.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai siagakan posko terpadu selama larangan mudik

Baca juga: Penumpang Bandara Ngurah Rai Bali naik 16 persen selama April

Baca juga: Lebih terjangkau, Menhub: Genose mulai digunakan di Bandara Ngurah Rai

 

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Batik Air tabrak garbarata, bandara investigasi penyebab dan periksa pilot

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar