IHSG ditutup melemah pada hari terakhir perdagangan jelang Lebaran

IHSG ditutup melemah pada hari terakhir perdagangan jelang Lebaran

Karyawan melintas di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/5/2021). IHSG pada perdagangan menjelang libur cuti Lebaran 2021 itu ditutup melemah 37,44 poin atau 0,6 persen ke level 5.938,35. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.

Perkembangan mutasi COVID-19 juga membuat para pelaku pasar khawatir
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada hari terakhir perdagangan saham menjelang libur Lebaran 2021.

IHSG ditutup terkoreksi 37,44 poin atau 0,63 persen ke posisi 5.938,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,57 poin atau 0,63 persen ke posisi 882,93.

"Selain sepinya transaksi menjelang Hari Raya Idul Fitri, pelemahan IHSG dipicu adanya kekhawatiran terjadinya percepatan laju inflasi di AS," kata analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji di Jakarta, Selasa.

Naiknya inflasi AS diperkirakan bisa mengubah sikap bank sentral AS The Fed terhadap kebijakan moneternya. Data inflasi AS akan dirilis pada Rabu (12/5/2021) malam

Nafan menambahkan perkembangan mutasi COVID-19 juga membuat para pelaku pasar khawatir.

Baca juga: IHSG terkoreksi jelang libur Lebaran, terseret pelemahan Wall street

Dari domestik, hasil survei penjualan eceran (SPE) mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan pada Maret 2021.

Indeks penjualan riil (IPR) pada Maret 2021 tumbuh 6,1 persen (mtm) meningkat dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar minus 2,7 persen (mtm)

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dengan sektor perindustrian paling dalam yaitu minus 2,56 persen, diikuti teknologi dan properti masing-masing minus 1,24 persen dan minus 1,11 persen. Sedangkan satu sektor naik yaitu energi sebesar 0,23 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp60,23 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 953.734 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,59 miliar lembar saham senilai Rp9,45 triliun. Sebanyak 294 saham naik, 209 saham menurun, dan 146 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 909,75 poin atau 3,08 persen ke 28.608,59, indeks Hang Seng turun 581,85 poin atau 2,03 persen ke 28.013,81, dan indeks Straits Times terkoreksi 38,14 poin atau 1,2 persen ke 3.144,27.

Baca juga: Saham Hong Kong turun ke level terendah 7 minggu
Baca juga: Saham China naik didukung perusahaan konsumer dan perawatan kesehatan

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PSBB Jawa-Bali, Airlangga : IHSG positif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar