Jelang Lebaran, Jasa Marga catat penurunan lalin di tol luar Jawa

Jelang Lebaran, Jasa Marga catat penurunan lalin di tol luar Jawa

Kendaraan melintas di jalan tol trans Sumatera Bakauheni-Palembang Kilometer 77 di desa Sababalu, Lampung Selatan, Lampung, Senin (10/5/2021). ANTARA FOTO/Ardiansyah/pras/aa.

Upaya pemerintah dalam mengendalikan transportasi menjelang Lebaran 2021 cukup efektif
Jakarta (ANTARA) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui Regional Jasamarga Nusantara Tollroad Division mencatat penurunan volume lalu lintas harian di ruas-ruas tol luar Pulau Jawa menjelang Lebaran 2021 pada periode 6 sampai dengan 10 Mei 2021.

Operation Management Department Head Regional Jasamarga Nusantara Tollroad Division, Taufiqul Hidayat mengatakan bahwa ruas jalan tol wilayah regional nusantara antara lain Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, dan Balikpapan-Samarinda mengalami penurunan sebesar 13 hingga 49 persen, kecuali pada ruas Manado-Bitung yang mengalami kenaikan kurang lebih 6 persen apabila dibandingkan dengan volume lalu lintas harian rata-rata normal.

"Upaya pemerintah dalam mengendalikan transportasi menjelang Lebaran 2021 cukup efektif. Memang sosialisasi kepada pengguna jalan terkait pelarangan mudik Lebaran tahun ini, cukup masif dilakukan dan kami support dengan melakukan pemasangan spanduk-spanduk imbauan dan melalui papan informasi elektronik (Variable Message Sign/VMS), jauh hari sebelum hari H pelarangan mudik diberlakukan,” kata Taufiqul.

Berdasarkan data yang tercatat selama periode 6 sampai dengan 10 Mei 2021, volume kendaraan harian di tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa mengalami penurunan sebesar 14,3 persen atau 64.880 Kendaraan dari kondisi normal 75.671 kendaraan.

Sedangkan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi mengalami penurunan sebesar 37 persen atau 11.685 kendaraan dari kondisi normal 18.551 kendaraan.

Demikian juga jalan tol di wilayah regional nusantara lainnya, yakni Nusa Dua-Ngurah Rai Benoa mengalami penurunan sebesar 13,1 persen atau 9.367 kendaraan dari kondisi normal 10.775 kendaraan, dan bahkan jalan tol Balikpapan-Samarinda mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 49 persen atau 1.744 Kendaraan dari kondisi normal 3.421 kendaraan.

Meski volume lalu lintas kendaraan menurun, Tauqiful Hidayat menekankan bahwa layanan jalan tol tetap dipersiapkan secara optimal dengan menyiagakan petugas on call untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di gerbang tol.

“Armada layanan jalan tol kami seperti Mobile Customer Service, derek, ambulans dan resque serta ditambah dengan petugas patroli jalan raya tetap siaga 24 jam melayani pengguna jalan, bahkan gardu operasi tetap kami buka maksimal selama liburan Lebaran tahun 2021 ini,“ kata Taufiqul Hidayat.

Baca juga: Larangan mudik bakal turunkan lalin Tol ATP, JORR-S dan Trans Sumatera
Baca juga: Hutama Karya targetkan 550 km Tol Trans Sumatera bakal rampung 2023
Baca juga: Jalan Tol Pekanbaru-Dumai tetap beroperasi meski ada larangan mudik

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ridwan Kamil sebut peningkatan kasus COVID-19 di Jabar masih terkendali

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar