Komisaris BSI kunjungi Aceh pantau langsung proses migrasi sistem IT

Komisaris BSI kunjungi Aceh pantau langsung proses migrasi sistem IT

Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk M. Arief Rosyid Hasan (kiri), Head of Corporate Communication PT BSI Tbk Eko Nopiansyah (kanan) dan CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh, Nana Hendriana (dua kiri) berbincang dengan Kepala Bidang Penyelesaian Laporan Ombudsman RI Perwakilan Aceh Rudi Ismawa (dua kanan) di Banda Aceh, Selasa (11/5/2021). Pertemuan Direksi BSI dengan Ombudsman Aceh untuk menghimpun informasi dan menyampaikan progres yang sedang dilakukan BSI untuk program migrasi. Antara Aceh/Irwansyah Putra. (Irwansyah Putra)

Banda Aceh (ANTARA) - Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk M. Arief Rosyid Hasan menyatakan kehadirannya ke Provinsi Aceh untuk melihat langsung dan juga menyerap informasi dari berbagai pihak terkait layanan bank tersebut.

“Saya  datang ke Aceh dan ingin mendengar langsung berbagai informasi dari berbagai pihak yang ada di Aceh,” katanya di Aceh Besar, Selasa, di sela-sela bersilaturrahmi dengan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Aceh.

Ia menjelaskan kehadirannya juga untuk melihat langsung berbagai upaya yang terus dilakukan oleh manajemen BSI guna memberikan layanan prima kepada nasabah.

“Saat ini tim BSI  terus bekerja maksimal dalam melaksanakan proses migrasi yang melibatkan 31 tenaga teknologi informasi (IT) dan mereka akan berlebaran disini,” katanya.

CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh, Nana Hendriana Nana menyatakan sebanyak 31 tenaga teknologi informasi sudah disebar ke seluruh Aceh untuk memaksimalkan migrasi anjungan tunai mandiri (ATM) yang ada di Aceh.

 

BSI memiliki hampir 900 unit ATM di Aceh. Sekitar 450 unit ATM yang berasal dari BRIS belum berfungsi optimal. BSI menargetkan sebanyak 110 unit ATM dari 450 unit tersebut bisa melayani kebutuhan masyarakat sebelum lebaran.

“Saat ini proses migrasi sedang berjalan dan untuk memaksimalkan proses migrasi ini Direksi BSI juga menugaskan pejabat setingkat kepala divisi untuk mengoptimalkan layanan kepada seluruh nasabah di Aceh,” katanya.

Menurut dia seluruh perangkat untuk memaksimalkan layanan di ATM BSI sudah dikirim ke Aceh.

“Insya Allah proses penyatuan ini akan berlangsung pada Juni dan untuk memaksimalkan program tersebut akan banyak tim yang akan datang ke Aceh,” katanya.

Head of Corporate Communication PT BSI Tbk Eko Nopiansyah mengatakan pihaknya terus berupaya maksimal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di provinsi ujung palig. Barat Indonesia itu.

“Kita akan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah dan proses migrasi akan dilaksanakan secepatnya,” katanya.

Kepala Bidang Penyelesaian Laporan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Rudi Ismawan memberikan apresiasi terhadap langkah dan upaya yang telah dilakukan oleh BSI guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Langkah cepat yang dilakukan BSI ini patut kita apresiasi dan kita juga terus memastikan terhadap komitmen mereka untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah,” katanya.

Dalam kunjungan kerja ke Aceh, Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk M. Arief Rosyid Hasan turut bersilaturrahmi dengan Kapolda Aceh, Kepala OJK Perwakilan Aceh dan Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh.
Baca juga: Gubernur Aceh berharap kehadiran BSI persempit ruang gerak rentenir
Baca juga: BSI sampaikan permohonan maaf terkait layanan di Aceh


Pewarta: M Ifdhal
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Produk bernilai ekonomi karya  kreativitas warga binaan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar