Polres Karawang tangkap provokator pemudik di pos penyekatan

Polres Karawang tangkap provokator pemudik di pos penyekatan

Suasana di pos Penyekatan Tanjungpura Karawang (ANTARA/Ali Khumaini)

Saat akan diamankan oleh petugas berpakaian preman orang itu menendang petugas sambil terus memprovokasi pemudik
Karawang (ANTARA) - Polres Kabupaten Karawang menangkap dua orang provokator yang melawan petugas di tengah kemacetan di Pos Penyekatan Tanjungpura, Kabupaten Karawang.

Kasatreskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana, di Karawang, Selasa mengatakan dua provokator itu kini sudah diamankan Tim Resmob Anaconda Satreskrim Polres Karawang yang diturunkan dalam pengamanan mudik.

Baca juga: Kapolda Jabar pastikan penyekatan di pantura berlapis

“Orang pertama yang diamankan merupakan pemudik. Dia mengarahkan pemudik untuk melawan arus,” katanya.

Petugas melihat gelagat mencurigakan dari pemudik itu. Salah satunya ialah mata si pemudik tidak fokus. Polisi kemudian membawanya ke Mapolres Karawang untuk dites urine.

Dari tes urine itu diketahui kalau pemudik yang akan ke Purwakarta itu positif sebagai pengguna narkotika.

Baca juga: Polisi putarbalik ratusan pemudik lintasi "jalan tikus" Karawang

Selain pemudik, polisi juga mengamankan seorang warga setempat yang juga ikut menjadi provokator di tengah ribuan pemudik bersepeda motor yang sempat berhenti sebelum memasuki Pos Penyekatan Tanjungpura Karawang karena khawatir akan di putar arah oleh petugas.

Menurut Kasatreskrim, awalnya orang itu meminta uang kepada pemudik sebesar Rp10.000 agar bisa melawan arus dan menerobos posko penyekatan di Pos Penyekatan Tanjungpura Karawang.

Baca juga: Kapolda Jabar: Karawang jadi titik krusial penyekatan pemudik

“Orang itu juga teriak-teriak agar pemudik menyerang petugas. Saat akan diamankan oleh petugas berpakaian preman orang itu menendang petugas sambil terus memprovokasi pemudik," katanya.

Beruntung saat itu tak ada pemudik yang terprovokasi, sehingga suasana kondusif dan orang itu langsung bawa ke pos untuk diperiksa.

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

7 daerah zona merah diminta perbaiki penanganan COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar