"Hari yang Dijanjikan" terinspirasi dari pandemi COVID-19

"Hari yang Dijanjikan" terinspirasi dari pandemi COVID-19

Film "Hari yang Dijanjikan". ANTARA/KlikFilm.

Jakarta (ANTARA) - Terinspirasi dari masa pandemi COVID-19, sutradara Fajar Bustomi menghadirkan sebuah film drama berjudul "Hari yang Dijanjikan".

Diproduksi oleh Klik Film Production, film ini bercerita tentang keluarga yang mengalami kesulitan finansial akibat pandemi. Fajar mengatakan kisah dari "Hari yang Dijanjikan" sangat dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.

"Situasi ini dekat sekali, film ini akan jadi sejarah karena enggak semua orang pernah mengalami masa COVID-19 seperti yang kita alami sekarang," kata Fajar dalam rilis resminya dikutip pada Rabu.

Baca juga: Mawar De Jongh & Vino Bastian jadi suami istri di film "Lockdown"

"Hari yang Dijanjikan" dibintangi oleh Vino G Bastian yang memerankan sosok seorang ayah. Vino mengaku menerima tawaran ini karena cerita dalam film tersebut bisa mewakili perasaan masyarakat yang terdampak pada pandemi COVID-19.

"Ini situasinya dekat banget sama kita dan setiap yang nonton pasti akan merasa ini saya banget atau ini teman saya banget. Film ini adalah sebuah penanda jaman dan sejarah, buat saya terlibat di sini adalah satu kesempatan yang luar biasa," ujar Vino.

"Hari yang Dijanjikan" bercerita tentang Puji (Vino G Bastian), seorang ayah yang terkena PHK akibat perusahaannya tidak mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19.

Kondisi ini membuatnya kesulitan untuk memenuhi janji kepada penagih hutang dan janji kepada anaknya. Ia pun mengalami berbagai cobaan untuk bisa keluar dari masalah tersebut.

Selain Vino G Bastian, "Hari yang Dijanjikan" juga menampilkan Aqla Artalidia, Graciela Abigail, Ence Bagus, Kemal Palevi dan lainnya. Film ini tayang mulai 12 Mei 2021 di Klik Film. 

Baca juga: Sambut Idul Fitri dengan film-film religi

Baca juga: Duet lagi, Syakir Daulay dan Adiba rilis "Allahummarhamna Bil Quran"

Baca juga: Usai vaksin COVID-19, Vino G Bastian berharap industri kreatif bangkit

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cerita dari Selatan - Si Juki karakter fantasi dari keresahan sosial (bagian 1 dari 3)

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar