Gus AMI: PKB tetap lanjutkan gerakan sosial bagi terdampak pandemi

Gus AMI: PKB tetap lanjutkan gerakan sosial bagi terdampak pandemi

Ilustrasi sebanyak 5.000 paket sembako dibagikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung kepada warga kurang mampu (kaum duafa) di Bumi Ruwa Jurai. ANTARA/HO-PKB Lampung

Perlu solidaritas sosial dari semua elemen bangsa, termasuk partai politik, agar memberikan solusi nyata terhadap masalah masyarakat sehari-hari.
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI menegaskan bahwa gerakan sosial yang digagas pengurus dan kader PKB di seluruh Indonesia akan terus berlanjut meskipun bulan puasa 2021 telah berakhir.

Menurut dia, gerakan sosial tersebut untuk bahu-membahu melanjutkan pemberian santunan maupun mengawal program sosial pada masa sulit akibat dampak pandemi COVID-19.

"Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat, kondisi sosial ekonomi belum sepenuhnya bangkit. Di sisi lain ancaman gelombang kedua COVID-19 tampak di depan mata, mengingat tren kenaikan kasus aktif di berbagai negara," kata Gus AMI dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Catatan Badan Pusat Statistik (BPS), kata dia, menyebutkan pertumbuhan ekonomi pada Kuartal I masih terkontraksi minus 0,74 persen.

Baca juga: Muhaimin: Jangan ada perusahaan tidak bayarkan THR

Selain itu, data BPS juga menyebutkan konsumsi rumah tangga dan investasi yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi domestik masih tumbuh lemah.

Konsumsi rumah tangga masih minus 2,23 persen dan investasi atau pembentukan modal tetap bruto minus 0,23 persen.

"Lemahnya konsumsi rumah tangga menjadi indikator nyata jika banyak orang yang menghadapi masalah ekonomi setelah hampir 1,5 tahun pandemi COVID-19 berlangsung," ujarnya.

Situasi tersebut, menurut Gus AMI, cukup mengkhawatirkan karena banyak orang yang kehilangan pekerjaan maupun sumber penghasilan akibat lambannya laju pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, kata Wakil Ketua DPR RI ini, muncul berbagai masalah sosial, seperti ancaman learning lost peserta didik di Indonesia, tingginya angka pernikahan dini, hingga gulung tikarnya ribuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kondisi resesi ekonomi yang kita hadapi saat ini menjadi early warning agar kita semua benar-benar fokus pada berbagai upaya meminimalkan dampak buruk pandemi, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun kesehatan," katanya.

Gus AMI memandang perlu solidaritas sosial dari semua elemen bangsa, termasuk partai politik, agar memberikan solusi nyata terhadap masalah masyarakat sehari-hari.

Menurut dia, PKB akan melanjutkan berbagai program sosial yang berjalan selama Ramadan cukup efektif membantu masyarakat.

Baca juga: Cak Imin-Koalisi pemerhati lingkungan dorong pembanguan rendah karbon

"Kami mempunyai program foodbank yang mengerakkan sektor UMKM sekaligus membantu warga yang membutuhkan makanan siap saji," katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga melanjutkan pendampingan terhadap para siswa yang mengalami kesulitan selama pembelajaran jarak jauh, hingga berbagai program santunan sosial dari para kader PKB di parlemen untuk konstituen di daerah pemilihan mereka masing-masing.

Selain itu, kader-kader PKB di jajaran eksekutif, seperti para menteri dan kepala daerah, pada masa pandemi harus bekerja keras menyukseskan berbagai program prorakyat.

Para kader PKB tersebut harus concern mendorong berbagai program bagi "wong cilik", baik di sektor pertanian, pendidikan, maupun UMKM.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Penjelasan Cak Imin usai dipanggil penyidik KPK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar