Laporan dari Kuala Lumpur

Malaysia kembali pulangkan 132 orang dari India

Malaysia kembali pulangkan 132 orang dari India

Sebuah ambulans didampingi mobil polisi dengan latar belakang tempat hunian Malayan Mansion mengangkut 32 orang penghuni yang positif COVID-19 ke Rumah Sakit Sungai Buloh di Jalan Masjid India, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (11/4/2020). Pemerintah Malaysia telah mengisolasi hunian yang banyak ditempati warga asing termasuk warga negara Indonesia tersebut selama 14 hari semenjak tanggal 7 April untuk penyaringan penghuni yang positif. ANTARA Foto/Agus Setiawan/wsj.

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Malaysia mengumumkan telah berhasil melakukan repatriasi 132 orang  dari New Delhi dan Mumbai, India, yang telah tiba dengan selamat di Air Emergency Unit, Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada 12 Mei 2021 pukul 01.00 dini hari.

Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam pernyataannya, Rabu, menyatakan misi tersebut dilakukan dengan menggunakan pesawat carter khusus Malindo Air.

Misi yang membawa pulang 132 orang ini melibatkan antara lain 117 warga Malaysia dan enam tanggungan serta satu pemegang status penduduk tetap Malaysia.

Baca juga: Malaysia sekat kedatangan dari India untuk sementara
Baca juga: India dominasi kasus COVID-19 impor di Malaysia


Memperhatikan hubungan dekat dan istimewa yang telah terjalin antara Malaysia dan Brunei Darussalam, Pemerintah Malaysia juga memberikan bantuan untuk membawa pulang delapan warga negara Brunei Darussalam dalam misi repatriasi.

Semua penumpang, kru, dan petugas garis depan yang terlibat dalam keberhasilan misi ini tunduk pada standar operasi prosedur (SOP) ketat yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH).

SOP tersebut adalah mengirimkan hasil tes skrining COVID-19 yang dikonfirmasi negatif dalam waktu tidak lebih dari 72 jam sebelum keluar.

Kedatangan penerbangan repatriasi secara terpisah di Air Emergency Unit atau disebut juga Air Disaster Unit (ADU), pemeriksaan kesehatan yang ketat dan skrining oleh Kementerian Kesehatan pada saat kedatangan.

Perintah karantina wajib selama 14 hari di pusat karantina yang ditunjuk oleh Pemerintah Malaysia dan pemantauan kesehatan berkelanjutan dari semua penumpang termasuk awak dan petugas garis depan yang terlibat oleh Kemenkes hingga akhir masa karantina.

Menurut mereka keberhasilan misi ini merupakan hasil kerja sama erat yang melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (NADMA), Depkes, Departemen Imigrasi Malaysia (JIM), Komisi Tinggi Malaysia di New Delhi, Konsulat Jenderal Malaysia di Mumbai dan lembaga terkait lainnya.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam keberhasilan misi ini. Kementerian akan terus memantau situasi pandemi COVID-19.

India dan Malaysia akan mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga Malaysia di luar negeri selalu terlindungi.

Baca juga: Malaysia repatriasi rakyatnya dari India
Baca juga: Malaysia hanya izinkan penerbangan kargo dari India

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hari pertama total lockdown, Kuala Lumpur sepi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar