Selandia Baru tetapkan rencana untuk terhubung kembali pascapandemi

Selandia Baru tetapkan rencana untuk terhubung kembali pascapandemi

Seorang warga memakai masker wajah duduk di halte bus di sebelah pedoman keselamatan yang dipasang sebagai tindakan pencegahan wabah COVID-19, di Auckland, Selandia Baru, (31/8/2020). ANTARA/REUTERS/Fiona Goodall/aa.

Wellington (ANTARA) - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Kamis mengatakan bahwa pemerintahnya akan mengeksplorasi lebih banyak "gelembung" perjalanan dan memimpin delegasi perdagangan akhir tahun ini untuk terhubung kembali dengan dunia pascapandemi setelah lebih dari setahun penutupan perbatasan.

Penguncian yang ketat dan lokasi geografisnya telah membantu Selandia Baru menghilangkan kasus infeksi virus corona baru di dalam perbatasannya, tetapi membuat negara berpenduduk 5 juta itu terisolasi dari seluruh dunia.

Dengan mayoritas pekerja esensial sekarang divaksin dan inokulasi untuk populasi yang lebih luas di Selandia Baru dimulai pada Juli, pemerintah sedang mempersiapkan rencana untuk negara itu membuka kembali perbatasannya.

Ardern mengatakan Selandia Baru mulai membangun kembali kontak dengan membuka perjalanan bebas karantina dengan negara tetangga Australia dan Kepulauan Cook di Pasifik Selatan, dan sedang mempertimbangkan lebih banyak opsi gelembung perjalanan serupa.

"Niue adalah wilayah berikutnya (untuk gelembung perjalanan). Di luar itu, kami relatif berpikiran terbuka, dan saya mengantisipasi akan ada negara lain yang dapat kami jajaki peluangnya," kata Ardern dalam pidato pra-anggarannya di Auckland.

Lebih dari 70.000 orang mendarat di Selandia Baru dari Australia sejak gelembung perjalanan dibuka pada April, dan lebih dari 57.000 orang telah melakukan perjalanan ke Australia, kata Ardern.

Bagaimanapun, dia mencatat bahwa peluncuran vaksin di Selandia Baru masih belum rampung dan jumlah negara yang dapat diajak untuk membuka gelembung perjalanan dengan aman juga terbatas.

Ardern mengatakan dia akan memimpin delegasi perdagangan dan promosi ke Australia pada awal Juli, dan juga akan memimpin delegasi ke Eropa, Amerika Serikat, China dan wilayah Asia-Pasifik yang lebih luas.

"Perjalanan ini mungkin tidak terlalu penting sebelum COVID-19, tetapi mereka sangat signifikan mengingat realitas domestik yang kami alami, dan kondisi global yang masih berlangsung," kata Ardern.

Selandia Baru akan mengumumkan anggaran tahunannya minggu depan, yang menurut Ardern akan terus mendukung langkah pemulihan dari pandemi tetapi juga akan ditujukan pada pergeseran ke arah tanggapan yang lebih bertarget.

Sumber: Reuters
Baca juga: PM Selandia Baru Ardern cabut pembatasan virus corona di Auckland
Baca juga: Massa memprotes pembatasan terkait COVID-19 di Selandia Baru
Baca juga: Selandia Baru tolak permintaan buka penerbangan ke Australia pada Juli

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar