Satgas COVID-19 Papua Barat sebut pasien sembuh bertambah 28 orang

Satgas COVID-19 Papua Barat sebut pasien sembuh bertambah 28 orang

Infografis perkembangan COVID-19 di Provinsi Papua Barat, Kamis (13/5/2021) (ANTARA/HANS ARNOLD KAPISA)

28 pasien sembuh hari ini dari Manokwari dan Kota Sorong
Manokwari (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat mencatat kesembuhan pasien dari Virus Corona di provinsi ini bertambah 28 orang.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua Barat dokter Arnold Tiniap, Kamis, mengatakan tambahan 28 pasien sembuh dari paparan COVID-19 itu masing-masing berasal dari Kabupaten Manokwari 15 orang dan Kota Sorong 13 orang.

"28 pasien sembuh hari ini dari Manokwari dan Kota Sorong, sehingga total pasien sembuh di Papua Barat bertambah menjadi 8.780 orang atau sekitar 96,1 persen," kata Arnold.

Dia juga melaporkan bahwa kurva perkembangan pandemi COVID-19 di provinsi ini pada pekan ke dua bulan Mei ini menunjukkan jumlah pasien sembuh melebihi temuan kasus baru per hari.

"Ini cukup positif, karena jumlah kesembuhan pasien dari Virus Corona terus meningkat daripada temuan kasus baru," kata dia.

Arnold Tiniap menuturkan, hari ini Papua Barat hanya mengalami penambahan dua kasus baru berasal dari Kabupaten Sorong Selatan dan Tambrauw.

Dia berharap kesadaran masyarakat di daerah itu terus terbangun dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru.

"Kesadaran masyarakat melaksanakan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari akan membantu penurunan jumlah kasus konfirmasi di daerah ini," ujarnya pula.

Dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri dan perayaan Kenaikan Isa Al Masih oleh umat Muslim dan Nasrani di provinsi itu, terlaksana dengan memperketat protokol kesehatan berdasarkan panduan resmi Kementerian Agama Republik Indonesia.

Arnod Tiniap mengakui hasil koordinasi dengan Polda Papua Barat bahwa 153 tempat Shalat Idul Fitri maupun tempat pelaksanaan ibadah kenaikan Isa Al-Masih di 13 kabupaten dan kota yang diawasi, telah menerapkan protokol kesehatan

"Protokol kesehatan diperketat pada hari-hari besar keagamaan ini untuk mencegah klaster baru Virus Corona," kata Tiniap.
Baca juga: Melalui adendum SE, Gubernur Papua Barat larang mudik Lebaran 2021
Baca juga: Wali Kota Sorong: Kesembuhan pasien COVID-19 mencapai 95,2 persen

Pewarta: Hans Arnold Kapisa
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

COVID-19 meningkat, Bandung tutup jalan utama di siang hari

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar