Industri Podcast perkuat eksistensi dengan Penghargaan Ambies

Industri Podcast perkuat eksistensi dengan Penghargaan Ambies

Ilustrasi orang merekam podcast. (Pexels)

Jakarta (ANTARA) - Industri Podcast selain kian berkembang, kini menguatkan eksistensinya sebagai salah satu konten dan pilihan di industri hiburan global lewat sebuah ajang bernama Penghargaan Ambies.

Proses pemberian penghargaan untuk insan-insan yang menggunakan podcast pun dilakukan dengan langkah awal pembentukan Podcast Academy pada akhir pekan ini.

"Orang- orang bisa mencoba podcast tanpa harus menginvestasikan banyak uang, di mana pun dan kapan pun. Berbeda dengan pertunjukan TV yang harus banyak persiapan. Kalian bisa buat podcast bahkan di ruang apartemen kecil dan menjadi pembuat podcast nomor 1 di negara kalian. Hal itu tidak dapat terjadi di media lain," kata Ketua terpilih Podcast Academy Donald Albright seperti dikutip dari Reuters, Minggu.

Berdasarkan penelitian Infinite Dial pada 2021 sekitar 56 persen orang di Amerika khususnya di atas usia 12 tahun setidaknya mendengarkan podcast satu kali, angka itu naik jauh dari 5 tahun sebelumnya yang hanya mencapai 36 persen.

Baca juga: Spotify luncurkan fitur integrasi podcast ke Facebook di Indonesia

Baca juga: Spotify akan luncurkan opsi langganan untuk podcast


Podcast juga memberikan ruang bagi banyak orang tanpa terkecuali mulai dari Pangeran Harry, Kim Kardhasian, hingga pelajar hanya bermodalkan ponsel pintar.

Podcast Academy direncanakan akan memberi 23 penghargaan dari beragam kategori mulai dari olahraga, seri kriminal, hingga komedi.

Beberapa di antaranya yang diunggulkan seri "Dirty Diana" yang dibintangi Demi Moore, lalu seri horor dari "The Left Right Game", ada juga seri budaya terkait Perang Dingin berjudul "Wind of Change".

Di samping itu pun, Podcast Academy menggandeng Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle, serta Kim Kardhashian untuk membuat podcast meski belum disiarkan.

Podcast Academy juga akan menganugerahkan "Governors Award" pertamanya kepada Marc Maron, dengan programnya "WTF" yang disiarkan pada 2009 kala industri ini masih dalam tahap pertumbuhan.

Baca juga: Spotify hadirkan program untuk "ngabuburit"

Sejak saat itu, Marc telah mengumpulkan lebih dari 600 juta unduhan.

Tujuan penghargaan Ambies itu jauh melampaui acara penghargaan tahunan.

Mereka juga mengadakan webinar tentang pemasaran dan distribusi, memberikan bimbingan untuk program, dan memberikan peluang jaringan untuk pendatang baru dan podcaster yang sudah mapan.

"Kami melakukan yang terbaik untuk mendidik dan memberi tahu mereka tentang apa industri itu dan bagaimana menavigasi dan menjadi sukses," kata Albright yang memulai karirnya pada 2016 dengan podcast terkait kasus dingin "Up and Vanished."

Tak terbatas harus memiliki banyak uang atau ruang, podcast menjadi spesial karena tidak ada hal yang membatasi mulai dari warna kulit hingga orientasi seksual yang tentu membuat sektor industri hiburan lain iri.

Adapun Penghargaan Ambies diambil dari kalimat "ambient" yang artinya menyuarakan suara dan menggambarkan pesan kuat dari sebuah audio.

"Seseorang menyarankan Ambies dan itu benar-benar terasa bergengsi, dan masih memanggil kembali audio," kata Albright.

Baca juga: Shure MV7 dilengkapi teknologi "isolasi suara" untuk rekaman

Baca juga: Clubhouse danai kreator untuk buat konten

Baca juga: Spotify luncurkan langganan podcast berbayar

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kata Google soal aman berinternet untuk keluarga (bagian 1 dari 3)

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar