Pos penyekatan Sumbar-Riau paksa 13 sepeda motor putar balik

Pos penyekatan Sumbar-Riau paksa 13 sepeda motor putar balik

Suasana pos penyekatan di perbatasan Sumbar-Riau yang berada di Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota pada Rabu (28/4) sore. (ANTARA/Akmal Saputra)

13 sepeda motor disuruh putar balik
Lubuksikaping (ANTARA) - Pos penyekatan perbatasan antara Sumatera Barat-Riau yang berada di Jorong Rumbai, Kecamatan Mapatunggul memaksa putar balik 13 sepeda motor, kata Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Adriansyah.

"13 sepeda motor disuruh putar balik pada Sabtu (15/5), namun pada 16 sampai 17 Mei belum mengetahui berapa kendaraan yang disuruh putar balik," kata Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Adriansyah diwakili Kasubag Humas Polres Pasaman Jasmardi, di Lubuk Sikaping, Senin.

Sedangkan untuk Pos Muaro Cubadak, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman perbatasan antara Sumatera Barat dengan Sumatera Utara, jumlah kendaraan yang disuruh putar balik sebanyak empat kendaraan.

Ia mengatakan operasi penyekatan dan Operasi Ketupat Singgalang 2021 akan berakhir pada 17 Mei 2021.

"Nantinya tepat pada pukul 00.00 WIB, pelaksanaan penyekatan dan Operasi Ketupat Singgalang 2021 akan berakhir," katanya pula.

Selama operasi penyekatan dibantu oleh tim gabungan instansi lain, antara lain BPBD Pasaman, Pol PP Pasaman, TNI, Brimob Polda Sumbar sebanyak 20 personel, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.

Sebanyak 20 personel Brimob itu ditugaskan di dua pos penyekatan perbatasan masing-masing 10 personel.

"Kegiatan operasi penyekatan sampai hingga pagi ini tidak ada kendala, semuanya lancar dan aman," ujarnya pula.
Baca juga: Polda Bengkulu cek perbatasan Bengkulu-Sumbar
Baca juga: Polisi sebut ratusan orang gagal masuk Sumbar saat H+2 Idul Fitri 2021

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tak sabar antre, Pos Penyekatan Suramadu ricuh

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar