Saham Australia dibuka naik terangkat harga emas dan bijih besi

Saham Australia dibuka naik terangkat harga emas dan bijih besi

Dokumentasi - Seorang pekerja terlihat di antara layar monitor pergerakan harga saham di Australian Securities Exchange (ASX) Sydney, Australia. ANTARA/REUTERS/Stringer/am.

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada Selasa pagi, ketika indeks sumber daya diuntungkan dari harga bijih besi dan emas yang lebih tinggi, meskipun saham-saham teknologi yang lemah membatasi kenaikan lebih lanjut.

Indeks acuan S&P/ASX 200 menguat 0,6 persen menjadi diperdagangkan pada 7.063,80 pada pukul 00.37 GMT, setelah ditutup 0,1 persen lebih tinggi pada Senin (17/5/2021).

Subindeks pertambangan, konstituen terbesar dari indeks acuan, berada di antara top gainers, menguat hingga 2,0 persen dan berada di jalur untuk persentase perubahan intraday terbesar dalam seminggu karena harga bijih besi naik di tengah lonjakan produksi baja yang berkelanjutan.

Penambang global Rio Tinto Ltd terangkat 1,6 persen, sementara rekannya BHP Ltd naik melonjak 2,0 persen.

Saham-saham terkait emas naik lebih dari 3,0 persen karena harga emas mencapai level tertinggi lebih dari tiga bulan, saat imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap lemah.

Kelas berat sektor emas Newcrest Mining Ltd naik sebanyak 3,3 persen mencapai level tertinggi enam bulan, sementara penambang Bellevue Gold Ltd naik 3,9 persen.

Saham-saham energi terangkat setelah kenaikan harga minyak semalam, dengan Santos Ltd mencapai level tertinggi 10 minggu.

Saham keuangan blue-chips juga mengalami kenaikan dengan semua bank "Empat Besar" diperdagangkan di wilayah positif.

Sebuah dukungan lemah dari Wall Street merugikan saham-saham teknologi domestik, dan membebani sentimen secara keseluruhan.

Raksasa beli-sekarang-bayar-nanti Afterpay Ltd turun 1,6 persen, sementara perusahaan teknologi citra udara Nearmap Ltd turun 3,2 persen.

James Hardie Industries merosot hingga 6,2 persen, karena perkiraan yang lebih tinggi untuk tahun fiskal 2022 meleset dari perkiraan pialang Citi. Saham perusahaan yang berbasis di Dublin itu berada di jalur untuk sesi terburuk mereka sejak 10 November.

Sementara itu, indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru naik 0,1 persen menjadi diperdagangkan pada 12.420,96 poin, dengan Kathmandu Holdings Ltd dan Meridian Energy Ltd. memimpin kenaikan.

Baca juga: Saham energi dan emas angkat bursa Australia lebih tinggi
Baca juga: Bursa Australia dibuka melemah terseret saham energi dan perbankan
Baca juga: Saham Australia dibuka mundur dari rekor tertinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar