ISUG dukung digitalisasi perusahaan pengguna SAP di Indonesia

ISUG dukung digitalisasi perusahaan pengguna SAP di Indonesia

Ilustrasi - Seorang warga muslim melakukan tarnsaksi pembayaran zakat fitrah dan zakat mal secara daring dengan menggunakan aplikasi digital banking di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (22/4/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Indonesia SAP User Group (ISUG) siap mendukung digitalisasi perusahaan pengguna Aplikasi Sistem dan Pemrosesan (System Application and Processing/SAP) di tanah air.

Director of Information Technology PT Kawan Lama Group (anggota ISUG) Dewi Saleh di Jakarta, Selasa, mengatakan platform ISUG yang beranggotakan pengguna dari berbagai pelanggan SAP di beragam industri, akan menjadi wadah untuk saling berjejaring, berbagi mengenai manfaat yang mereka dapatkan dari investasi teknologi SAP.

"Selain itu, memberikan masukan kepada SAP tentang apa yang dibutuhkan para pengguna maupun memberikan gagasan tentang apa yang bisa SAP lakukan untuk membantu mereka agar sukses dalam perjalanan digitalisasi perusahaan di Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis.

ISUG, tambahnya, bisa menjadi kompas bagi perusahaan – perusahaan di Indonesia yang sedang atau baru memulai digitalisasi di berbagai proses bisnis mereka.

Lewat ISUG, SAP bisa memberikan gambaran langsung terkait peta jalan produk dan layanan mereka ke depan, sehingga bisa diantisipasi oleh perusahaan di Indonesia.

Dewi menyebutkan ISUG merupakan platform bagi kumpulan perusahaan untuk memaksimalkan jaringan ataupun ekosistem teknologi dan digitalisasi yang dimiliki SAP.

"Bersama – sama mereka bisa memaksimalkan investasi mereka di SAP, yang memberikan mereka dua hal. Pertama, manfaat secara internal sebagaimana anggota ASUG dan DSAG; saling membantu anggota lain untuk berkembang lewat jaringan dan pengetahuan yang lebih luas. Kedua, kontribusi kepada pihak eksternal," katanya.

Menurut dia, secara internal peran digitalisasi yang dimiliki ISUG terasa nyata, terlebih di tengah masa pandemi seperti saat ini.

Dia mencontohkan sebagai perusahaan distribusi terkemuka di Indonesia yang beroperasi di lebih dari 19 kantor cabang, 27 pusat layanan dan 3 lokasi pusat distribusi di seluruh Indonesia, Kawan Lama Group mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis melalui pemanfaatan teknologi.

"Adanya ISUG memberi peluang bagi Kawan Lama untuk belajar dari perjalanan digitalisasi perusahaan-perusahaan lainnya," ujarnya.

Secara eksternal, lanjutnya, dengan berbagai perusahaan terkemuka menggunakan SAP sebagai platform teknologi, ISUG juga diharapkan bisa bermanfaat bagi pihak perguruan tinggi misalkan dengan menghubungkan para lulusan universitas dengan industri terkait, maupun melalui pelatihan teknis guna mempersempit jarak antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

"Sebagai bagian dari industri secara menyeluruh, ISUG juga berharap untuk bisa memberikan kontribusi bagi pemerintah selaras dengan visi pemerintah Indonesia dalam pembangunan sumber daya manusia dan digitalisasi," kata Dewi.

Dia menjelaskan ISUG memandu para anggotanya dalam mengarungi perjalanan mereka menjadi intelligent enterprise. Saat mereka melakukan digitalisasi di berbagai aspek perusahaannya masing - masing, mereka juga bisa berkontribusi secara langsung untuk mewujudkan visi digital pemerintah Indonesia.

Baca juga: Perkuat sistem manajemen, Barata Indonesia implementasikan solusi SAP
Baca juga: Transformasi digital tingkatkan potensi ekonomi di tengah pandemi
Baca juga: Pertamina pantau stok BBM di Jateng dan Yogyakarta secara digital

 

Pewarta: Subagyo
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Mendag prediksi ekonomi digital melonjak delapan kali lipat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar