Sepak Bola Nasional

Kemenpora: turnamen pramusim Nine Sport harus dapat izin PSSI

Kemenpora: turnamen pramusim Nine Sport harus dapat izin PSSI

CEO Nine Sport Inc. Arif Putra Wicaksono (kanan) dan CEO Bandung Premier League Doni Setiabudi Doni Setiabudi usai pendeklarasian diri menjadi calon ketua umum dan wakil ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Senin (9/9/2019). ANTARA/ABDI untuk PSSI 20/pri (ABDI untuk PSSI 20)

Pemerintah tidak akan mempersulit selama diizinkan oleh federasi. Itu berlaku untuk semua cabang olahraga
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto menegaskan bahwa, sebelum dilaksanakan, turnamen pramusim sepak bola yang digelar Nine Sport Inc. harus mendapatkan izin PSSI.

Kepada Antara di Jakarta, Selasa, Gatot menyebut bahwa, tanpa 'lampu hijau' dari PSSI, pemerintah tidak akan memberikan dukungan untuk kegiatan sepak bola apapun di tengah pandemi COVID-19.

"Pihak Nine Sport tidak boleh langsung menghadap Kemenpora tanpa izin dari PSSI selaku federasi," ujar Gatot.

Baca juga: Nine Sport gelar turnamen berpeserta RANS, Persija hingga Sabah

Oleh sebab itu, Kemenpora menyarankan kepada Nine Sport agar berkoordinasi erat dan membangun kesepahaman dengan PSSI.

Perusahaan pemasaran dan penyelenggara acara olahraga tersebut mesti mengikuti setiap regulasi agar dapat menjalankan turnamen pramusim saat pandemi COVID-19.

"Pemerintah tidak akan mempersulit selama diizinkan oleh federasi. Itu berlaku untuk semua cabang olahraga," tutur Gatot.

Terkait hal itu, CEO Nine Sport Inc. Arif Putra Wicaksono memastikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait supaya turnamen dapat berjalan tanpa kendala.

"Pasti kami berkoordinasi dengan semua pihak," kata Arif.

Nine Sport Inc. akan menggelar turnamen pramusim sepak bola dengan peserta klub-klub mulai RANS Cilegon FC, Persija hingga tim Liga Super Malaysia, Sabah FC.

Baca juga: PSMS diundang ikuti turnamen Nine Sport

Sampai berita ini diturunkan, Arif Wicaksono menyebut bahwa sudah ada 14 tim yang menyatakan ingin ambil bagian di dalamnya.

Turnamen itu sendiri rencananya bergulir pada Juni 2021. Targetnya, kompetisi selesai 10 hari sebelum Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 dimulai.

Terkait peserta, Arif baru dapat memastikan keikutsertaan beberapa klub seperti Persija, Arema FC, RANS Cilegon FC dan Persis Solo.

"Dalam prosesnya, rencana berkembang dan akhirnya Persebaya, Sriwijaya FC dan PSMS juga ikut. Lalu Barito Putera dan PSG Pati pun mau berpartisipasi," kata dia.

Untuk tim internasional, Sabah FC akan terlibat. Selain itu, ada pula tim Eropa atau Australia yang disebut Arif tengah dalam negosiasi.

Baca juga: PSSI apresiasi kemunculan pengusaha muda di kursi pimpinan klub Liga 2

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menpora apresiasi PSSI atas suksesnya gelaran kompetisi di masa pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar