Saham Prancis kembali melemah, indeks CAC 40 merosot 0,21 persen

Saham Prancis kembali melemah, indeks CAC 40 merosot 0,21 persen

Ilusterasi - Indeks pasar saham Prancis CAC 40 akan naik. ANTARA/Shutterstocks/pri. (ANTARA/Shutterstocks)

Paris (ANTARA) - Saham-saham Prancis kembali berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (18/5/2021), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris merosot 0,21 persen atau 13,68 poin, menjadi menetap di 6.353,67 poin.

Indeks CAC 40 jatuh 0,28 persen atau 17,79 poin menjadi 6.367,35 poin pada Senin (17/5/2021), setelah melonjak 1,54 persen atau 96,81 poin menjadi 6.385,14 poin pada Jumat (14/5/2021), dan menguat 0,14 persen atau 8,98 poin menjadi 6.288,33 poin pada Kamis (13/5/2021).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 18 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 22 saham lainnya mengalami kerugian.

Perusahaan telekomunikasi Prancis Orange menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya kehilangan 1,46 persen.

Diikuti oleh saham grup perusahaan jasa konstruksi, pengembang real estat, jasa komunikasi seluler, produsen program televisi dan film, serta pengelola utilitas Bouygues yang jatuh 1,37 persen; serta perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal SA turun 1,00 persen.

Sementara itu, perusahaan utilitas listrik multinasional Prancis Engie melonjak 3,02 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur perkeretaapian multinasional Alstom SA yang terangkat 2,02 persen, serta kelompok perusahaan konglomerat media Prancis Vivendi SA meningkat 1,61 persen.

Baca juga: IHSG ditutup menguat tipis, dipicu minimnya sentimen positif domestik
Baca juga: Saham Hong Kong naik 3 hari beruntun, terkerek energi-telekomunikasi
Baca juga: Saham China ditutup naik tipis, tertahan ketegangan AS-China

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar