Lelang revitalisasi pedestrian Sudirman Yogyakarta ditargetkan Juni

Lelang revitalisasi pedestrian Sudirman Yogyakarta ditargetkan Juni

Kondisi jalur pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta yang akan direvitalisasi tahun ini (Eka AR)

Saat ini, kami sudah melakukan lelang untuk kebutuhan pengawasan revitalisasi pedestrian Sudirman
Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta menargetkan lelang pekerjaan fisik revitalisasi tahap tiga pedestrian Jalan Jenderal Sudirman dari simpang Galeria hingga Gramedia dapat dilakukan pada awal Juni.

"Harapannya pada awal Juni sudah bisa dimulai lelang dan pemenangnya bisa diumumkan pada akhir Juni atau awal Juli untuk kemudian dilakukan pekerjaan revitalisasi di lapangan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Hari Setya Wacana di Yogyakarta, Rabu.

Pekerjaan revitalisasi tahap tiga untuk pedestrian Jalan Jenderal Sudirman tetap akan dibiayai menggunakan dana keistimewaan dengan alokasi anggaran Rp19,9 miliar. Pekerjaan tersebut diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu lima hingga enam bulan.

"Saat ini, kami sudah melakukan lelang untuk kebutuhan pengawasan revitalisasi pedestrian Sudirman," katanya.

Konsep penataan pedestrian masih akan sejalan dengan revitalisasi yang sudah dilakukan di dua tahap sebelumnya yang dimulai pada 2019, yaitu dari simpang Gramedia hingga Jembatan Gondolayu dan pada 2020 dari simpang Gondolayu hingga Tugu Yogyakarta.

"Konsep penataan masih dilakukan dengan tema yang sama yaitu mempertahankan taman dan pohon-pohon perindang yang sudah ada di sepanjang pedestrian supaya ada kesan keberlanjutan tema. Kami melakukan normalisasi taman supaya jalur pedestrian terkesan lapang," katanya.

Hari memastikan, pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman tersebut akan nyaman untuk dilintasi pejalan kaki termasuk penyandang disabilitas karena dilengkapi dengan berbagai pelengkap seperti guiding block.

Selain penataan pedestrian, juga akan dilakukan penataan fiber optic dan kabel listrik dengan sistem ducting. Nantinya, tidak akan ada kabel fiber optic melayang di atas trotoar, dan untuk kabel listrik hanya akan dilakukan ducting untuk kabel yang melintang dari utara-selatan.

Seperti saat penataan pedestrian pada dua tahap sebelumnya, pedagang kaki lima yang menempati totoar direncanakan ditata di lokasi lain. Di lokasi tersebut tercatat ada 48 PKL.

Baca juga: Sultan HB X minta lagu Indonesia Raya diputar di DIY setiap pagi
Baca juga: Gunung Merapi meluncurkan 49 kali guguran lava selama sepekan
Baca juga: Tingkat hunian hotel di DIY merosot, hanya 7 persen saat Lebaran

Baca juga: Pedestrian Sudirman harapkan tarik lima persen pengunjung Malioboro
 

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pejalan kaki inginkan revitalisasi trotoar dipercepat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar