Masa pengetatan, Daop Madiun operasikan 14 KA jarak jauh

Masa pengetatan, Daop Madiun operasikan 14 KA jarak jauh

Para calon penumpang antre di tempat layanan GeNose C19 di Stasiun Madiun usai larangan mudik Lebaran 2021 selesai berlaku. Memasuki masa pengetatan, moda transportasi KA di Daop Madiun kembali nornal dengan mengoperasikan 14 KA jarak jauh. ANTARA/Louis Rika/am.

Sebanyak 14 KA jarak jauh itu bertambah jika dibandingkan saat larangan mudik. Pada masa peniadaan mudik Lebaran tanggal 6-17 Mei 2021 hanya ada enam KA jarak jauh yang beroperasi di wilayah Daop 7 Madiun.
Madiun (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, mengoperasikan sebanyak 14 kereta api jarak jauh pada masa pengetatan selama 18-24 Mei seusai larangan mudik Lebaran 2021.

"Sebanyak 14 KA jarak jauh itu bertambah jika dibandingkan saat larangan mudik. Pada masa peniadaan mudik Lebaran tanggal 6-17 Mei 2021 hanya ada enam KA jarak jauh yang beroperasi di wilayah Daop 7 Madiun," ujar Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko di Madiun, Kamis.

Sebanyak 14 KA jarak jauh tersebut adalah KA Bima, Gajayana, Sritanjung, Kahuripan, Logawa, Ranggajati, Argo Wilis, KLB Pasundan, Wijayakusuma, Matarmaja, Gaya Baru Malam Selatan, Bangunkarta, Mutiara Timur, dan Kertanegara.

Baca juga: Pelayanan KA pada masa peniadaan mudik berjalan lancar

Ia menjelaskan penambahan KA tersebut juga untuk melayani meningkatnya jumlah penumpang yang melakukan perjalanan pada masa pengetatan seusai larangan mudik pada 18-24 Mei 2021 karena calon penumpang tidak lagi wajib menyertakan surat izin keluar masuk (SIKM).

"Untuk melakukan perjalanan pada masa pengetatan pascalebaran yang berlangsung 18-24 Mei 2021 ini tidak lagi membutuhkan surat keterangan perjalanan dinas dari kantor maupun SIKM. Namun, tetap wajib membawa surat keterangan bebas COVID-19 baik, PCR/antigen/GeNose," kata dia.

Untuk memfasilitasi calon penumpang mendapatkan surat keterangan bebas COVID-19, PT KAI telah menyediakan layanan "rapid test" antigen seharga Rp85.000 di 42 stasiun dan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp30.000 di 54 stasiun.

"Surat keterangan bebas COVID-19 tersebut berlaku 1x24 jam sejak pengambilan sampel," kata dia.

Baca juga: KAI berkolaborasi dengan TJP, kembangkan eks Stasiun Gresik

Secara nasional, pada masa pengetatan pascalebaran ini PT KAI menambah jumlah KA jarak jauh yang beroperasi. Setidaknya, ada 144 KA jarak jauh yang siap mengantar penumpang setiap hari. Tiket KA juga sudah bisa dipesan melalui aplikasi KAI Access maupun loket penjualan tiket dan mitra resmi KAI lainnya.

Ixfan mengimbau para pelanggan jasa PT KAI untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan selama berada di stasiun dan dalam perjalanan.

"Penumpang juga wajib memakai masker dan "face shield". Serta, mengenakan pakaian berlengan panjang dan suhu tubuh tidak boleh di atas 37,3 derajat Celcius," katanya.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar