PT PPI siap tingkatkan kinerja "holding" pangan pasca-Lebaran

PT PPI siap tingkatkan kinerja "holding" pangan pasca-Lebaran

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Kantor Cabang Medan menggelar operasi pasar gula pasir dalam rangka menekan lonjakan harga eceran gula pasir menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah. ANTARA/Dokumentasi PT PPI

Peningkatan kinerja untuk ke depannya menjadi keharusan, tingkatkan sales dan market baik di dalam negeri maupun ekspor
Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI sebagai BUMN klaster pangan siap menjadikan momentum pasca-Lebaran 2021 sebagai peningkatan kinerja holding pangan.

"Mari kita kembali bekerja, tanpa membuang-buang waktu, kencangkan langkah kita dalam peningkatan kinerja perusahaan dan kembali bersemangat dalam proses holding pangan dan merger PT BGR ke dalam PT PPI, ini sebagai tantangan untuk kita," ujar Direktur Utama PPI Nina Setyowati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Nina juga mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan baik di lingkungan kerja maupun rumah dan keluarga.

Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM & Umum PPI Kindy Rinaldy Syahrir menambahkan setelah Lebaran ini, peluang PPI mengejar target RKAP 2021 dan juga target holding yang lebih besar.

"Tugas di depan sudah menanti, fungsi PPI sebagai trading dan logistik dengan BGR dalam rantai pangan menjadikan kita harus meningkatkan effort, dan lakukan yang terbaik untuk mendukung agenda pemerintah, sebagai langkah perbaikan kinerja perusahaan dan juga memberikan manfaat yang lebih terhadap ekosistem nelayan, petani dan rakyat," kata Kindy.

PT PPI juga harus selalu melihat dari perspektif yang positif, melihat sebagai kesempatan dalam proses besar. PPI sebagai trading capabilities harus bisa menjawab tantangan ini di holding pangan.

"Peningkatan kinerja untuk ke depannya menjadi keharusan, tingkatkan sales dan market baik di dalam negeri maupun ekspor," katanya.

PT PPI sebagai anggota klaster pangan saat ini bersama RNI sebagai koordinator, BGR Logistik, Berdikari, Garam, Pertani, SHS, Perinus dan Perindo dalam proses menuju pembentukan holding pangan.

Selain itu, PPI juga sebagai survival entity dalam penggabungan BGR ke dalam PPI.

"Tentu rencana besar ini sangat disikapi dengan positif oleh manajemen dan karyawan PPI dengan mengikuti seluruh tahapan proses aksi korporasi sesuai agenda pemegang saham," ujarnya.

Baca juga: PPI mulai distribusi pupuk nonsubsidi di Pariaman pekan depan
Baca juga: PT PPI akan merger dengan BGR Logistics dukung holding BUMN pangan
Baca juga: PPI kaji potensi kerja sama perdagangan produk dengan UEA

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ridwan Kamil sebut peningkatan kasus COVID-19 di Jabar masih terkendali

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar