Bertambah tujuh, positif COVID-19 Kota Solok-Sumbar jadi 1.064 kasus

Bertambah tujuh, positif COVID-19 Kota Solok-Sumbar jadi 1.064 kasus

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Sumbar, Nurzal Gustim. (FOTO ANTARA/Laila Syafarud)   

Selain itu, juga terdapat salah seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 berinisial O (60) yang meninggal dunia. Pasien tersebut telah dimakamkan sesuai prosedur COVID-19
Solok, Sumbar (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat menyatakan jumlah pasien positif Corona Virus Disaese (COVID-19) bertambah tujuh orang pada Kamis (20/5) sehingga jumlag totalnya naik menjadi 1.064 orang.

Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Kamis mengatakan penambahan tujuh warga Kota Solok yang terkonfirmasi virus COVID-19 berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel dari Laboratorium Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas (Unand).

Tujuh pasien yang dinyatakan positif tersebut sebelumnya pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dan saat ini enam orang tengah menjalani karantina mandiri, serta satu orang lainnya dirawat di rumah sakit.

"Selain itu, juga terdapat salah seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 berinisial O (60) yang meninggal dunia. Pasien tersebut telah dimakamkan sesuai prosedur COVID-19," katanya.

Dengan adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif tersebut perkembangan komposisi data kasus COVID-19 di Kota Solok bertambah menjadi 1.064 orang, yakni terdiri atas pasien sembuh berjumlah 986 orang, dirawat di RSUD M Natsir satu orang.

"Selanjutnya, menjalani isolasi mandiri 50 orang, dirawat di RST tujuh orang, dan meninggal dunia 20 orang," katanya.

Selain itu, untuk zonasi daerah di Sumatera Barat pada pekan ke-62 dari tanggal 16 hingga 22 Mei 2021, Kota Solok masih dalam zona oranye (risiko sedang) dengan skor 2,19.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta ikuti anjuran pemerintah.

"Kami juga mengingatkan kita semua agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari," katanya.

Terutama, kata dia, saat berada di luar rumah, di lingkungan pekerjaan maupun di tempat keramaian. Karena saat ini klaster keluarga cukup mendominasi penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

"Jangan sampai lupa menerapkan tiga M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun," demikian Nurzal Gustim.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 bertambah 20 orang di Kota Solok

Baca juga: 4.942 anak terpapar COVID-19 di Sumbar

Baca juga: ASN dan dokter, suami istri di Kota Solok-Sumbar positif COVID-19

Baca juga: Kontak erat pasien, balita di Kota Solok-Sumbar positif COVID-19

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wagub Sumbar imbau masyarakat tidak ragukan vaksin COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar