KBRI Singapura bangun semangat kebangsaan di masa pandemi

KBRI Singapura bangun semangat kebangsaan di masa pandemi

Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo dalam webinar Indonesia Bangkit yang digelar KBRI Singapura, Kamis. ANTARA/Dok KBRI Singapura.

Batam (ANTARA) - Kedutaan Besar RI di Singapura membangun semangat kebangsaan di masa pandemi, khususnya bagi WNI yang berada di negara setempat melalui webinar Indonesia Bangkit, memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Kamis.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo menyampaikan, harus ada upaya dan kemauan besar dari bangsa Indonesia untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara serta menciptakan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.

Dubes Tommy menekankan, peran pendidikan sangat penting dalam upaya menjawab tantangan baru bagi bangsa Indonesia saat ini dan mencapai cita-cita kemerdekaan bangsa.

Pada webinar, Pakar Aliansi Kebangsaan Yudi Latif menyatakan dalam menghadapi berbagai tantangan masa kini, termasuk dalam menghadapi pandemi COVID-19, negara yang berhasil menjawab tantangan dengan baik adalah yang memiliki modal kebangsaan identitas nasional yang kuat.

Menurut dia, negara akan bisa menghindari distrust society dan terhindar dari krisis akibat COVID-19 hanya dengan adanya kesadaran kolektif.

"Diperlukan tiga elemen untuk membangun identitas nasional yaitu kemampuan merawat tradisi dan warisan masa lalu seperti perjuangan/konsensus bersama yang diperjuangkan, pemahaman terhadap shared values, dan kebanggaan bersama sebagai bangsa," kata Yudi dalam paparannya.

Baca juga: KBRI Singapura dorong peningkatan investasi di tengah pandemi

Baca juga: KBRI Singapura luncurkan Indonesia Virtual Showcase


Masih menurut Yudi, sebagai sebuah bangsa, Indonesia adalah bangsa yang sukses.

Sebagai sebuah negara dengan ukuran sebesar benua, berbagai suku di Indonesia dapat disatukan dengan identitas yang sama, sebagai bangsa Indonesia dengan bahasa yang sama yaitu bahasa Indonesia.

Ia mengatakan tidak setiap bangsa di dunia memiliki kekuatan seperti yang dimiliki Indonesia. Modal kekuatan kebangsaan itu yang menjadi modal untuk memperkuat Indonesia sebagai negara.

Namun sayangnya, modal sosial yang dimiliki Indonesia, belum diikuti modal negara yang baru terbentuk sejak 1945. Negara harus mampu memperkuat kelembagaannya akan bisa membawa bangsa ini mencapai cita-cita yang diharapkan para Bapak Bangsa.

Sementara itu, rencananya KBRI akan menggelar rangkaian webinar, dalam seri Indonesia Bangkit yang diselenggarakan secara berkala dengan berbagai tema aspek kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia yang siap bangkit dari dampak pandemi, dengan menghadirkan berbagai narasumber dan tokoh inspiratif.

Baca juga: KBRI Singapura gelar halal bihalal virtual

Baca juga: KBRI ajak UMKM tangkap peluang ekspor holtikultura ke Singapura

 

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ani Yudhoyono dikenal sebagai figur panutan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar