Pemkab Banjarnegara: Dawet Ayu minuman terpopuler API 2020

Pemkab Banjarnegara: Dawet Ayu minuman terpopuler API 2020

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto. ANTARA/HO - dok. pribadi.

Semoga ini dapat menjadi inspirasi para pelaku kuliner, UMKM dan ekonomi kreatif di Banjarnegara
Banjarnegara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah menginformasikan bahwa minuman Dawet Ayu asal wilayah setempat telah memenangkan Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 sebagai minuman tradisional terpopuler.

"Alhamdulillah dawet ayu memenangkan API 2020, ini membuktikan Dawet Ayu sebagai produk asli Banjarnegara dicintai dan diakui cita rasanya oleh masyarakat Indonesia," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto ketika dihubungi dari Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa malam penganugerahan telah berlangsung di Hotel Inaya Bay Komodo, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (20/5) malam.

Dia juga mengatakan Dawet Ayu bukan hanya memenangkan anugerah sebagai minuman tradisional terpopuler namun juga sebagai juara favorit.

"Semoga ini dapat menjadi inspirasi para pelaku kuliner, UMKM dan ekonomi kreatif di Banjarnegara," katanya.

Pemkab Banjarnegara, kata dia, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Banjarnegara atas doa dan dukungan yang selama ini telah diberikan.

"Semoga ini dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata di Banjarnegara dan mendorong semua pihak di Banjarnegara untuk terus menggali budaya lokal dan makin bersemangat dalam berinovasi dan berkreasi," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa Dawet Ayu berhasil memperoleh anugerah setelah bersaing dengan sembilan nomine dari seluruh nusantara.

"Dalam ajang bergengsi yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, Dawet Ayu Banjarnegara bersaing dengan sembilan nomine dari seluruh nusantara," katanya.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan seluruh masyarakat Banjarnegara merasa bangga akan anugerah yang telah diraih.

Sementara itu, seperti diwartakan sebelumnya Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan bahwa Dawet Ayu yang terbuat dari bahan alami seperti tepung beras, tepung tapioka, santan, kelapa dan gula aren tersebut merupakan salah satu minuman tradisional asli Banjarnegara.

Bupati menambahkan bahwa Dawet Ayu selama ini juga telah menjadi salah satu ikon pariwisata di Kabupaten Banjarnegara.

"Dawet Ayu telah menjadi ikon wisata kuliner atau minuman khas di Banjarnegara. Sehingga penting untuk terus disosialisasikan baik secara konvensional maupun secara digital dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi yang ada, katanya.

Bupati berharap pada masa yang akan datang Dawet Ayu akan makin terkenal dan makin digemari oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Baca juga: Pemkab Gianyar poles kuliner lokal agar berkelas hotel
Baca juga: Ketupat lemak jadi menu wajib lebaran di Kubu Raya
Baca juga: Kue Bingka, jajanan Ramadhan resep Putri Junjung Buih

 

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KAI Commuter: Kepercayaan masyarakat terhadap KRL tetap tinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar