Polda Metro temukan 476 pemudik terindikasi COVID-19

Polda Metro temukan 476 pemudik terindikasi COVID-19

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) menunjukkan stiker bertuliskan penghuni telah menjalani tes antigen dengan hasil negatif untuk ditempelkan di depan rumah warga yang telah pulang dari mudik di Sunter, Jakarta, Rabu (19/5/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.

itu ada 476 pemudik terindikasi COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya menemukan sebanyak 476 pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi COVID-19 berdasarkan tes usap antigen di pos penyekatan arus balik dan sejumlah kepolisian sektor (polsek).

"Dari langkah-langkah penyekatan dan monitoring serta pengawasan berbasis komunitas, itu ada 476 pemudik terindikasi COVID-19," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran usai melakukan pengarahan kepada Bhabinkamtibmas di JI Expo Kemayoran Jakarta Pusat, Senin.

Pemudik yang terindikasi COVID-19 saat ini telah dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran maupun fasilitas kesehatan lain yang disediakan pemerintah untuk penanganan lebih lanjut.

"75 yang dirujuk ke rumah sakit Wisma Atlet, sisanya adalah isolasi di Pemda masing-masing, kan ada tuh hotel yang disiapkan yang khususnya bagi mereka yang bergejala ringan," tambahnya.

Polda Metro Jaya akan memperpanjang masa operasi penyekatan arus balik hingga pekan depan, 31 Mei 2021, untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif COVID-19 usai libur Idul Fitri 1442 H.

Baca juga: Kapolda minta Bhabinkamtibmas tekankan 3T kepada masyarakat

"Iya diperpanjang sampai 31 Mei. Informasi sampai saat ini belum ada perintah untuk menghentikan penyekatan," kata Fadil.

Operasi Ketupat Jaya telah berakhir pada 18 Mei 2021, namun antisipasi terhadap warga yang baru kembali dari kampung halaman masih akan dilakukan agar lonjakan kasus positif di DKI Jakarta terkendali.

Seperti diketahui, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 14 titik pemeriksaan surat keterangan bebas COVID-19 yang juga menyediakan layanan tes usap (swab) antigen gratis.

Pos tersebut disiapkan setelah diterapkan kebijakan pemudik yang akan kembali ke Jakarta wajib mempunyai surat keterangan bebas COVID-19.

Apabila pemudik tidak mempunyai surat keterangan bebas COVID-19, maka yang bersangkutan akan diarahkan petugas untuk melakukan tes usap antigen di pos-pos yang sudah disediakan.

Baca juga: Polda Metro perpanjang operasi penyekatan hingga 31 Mei

Pemudik yang negatif COVID-19 diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju Ibu Kota. Sedangkan yang positif akan dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran untuk menjalani tes usap PCR.

Adapun lokasi pos pemeriksaan dan layanan tes usap antigen tersebut, yakni:

1. Area parkir KM 34B Cibatu Tol Cikampek arah Jakarta.
2. Terminal Kalideres.
3. Terminal Pulogebang.
4. Terminal Tanjung Priok.
5. Terminal Kampung Rambutan.
6. Kebon Nanas, Kota Tangerang.
7. Jatiuwung, Kota Tangerang.

Baca juga: Kakorlantas: Arus balik kendaraan Sumatera-Jakarta turun 20 persen

8. Kantor Dishub Batuceper, Kota Tangerang.
9. Jalan Raya Rengas-Lemahabang, Kabupaten Bekasi.
10. Pos Sasak Jarang, Kota Bekasi.
11. Pos Tomyang, Kota Bekasi.
12. Jalan Raya Parung, Ciputat, Bojongsari, Depok.
13. Jalan Raya Bogor di SPBU Cilangkap.
14. Jalan Gatot Subroto, Bitung, Tangerang Selatan.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ratusan warga lakukan tes COVID-19 di Polsek Kelapa Gading

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar