Tambah lagi 29, positif COVID-10 di Kota Solok-Sumbar naik 1.106 kasus

Tambah lagi 29, positif COVID-10 di Kota Solok-Sumbar naik 1.106 kasus

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Pemerintah Kota Solok, Sumbar, Nurzal Gustim. ANTARA/Laila.

29 pasien yang dinyatakan positif tersebut sebelumnya pernah kontak erat dengan pasien konfirmasi positif COVID-19 dan saat ini 26 orang tengah menjalani karantina mandiri, serta tiga orang lainnya dirawat di rumah sakit
Solok, Sumbar (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat menyatakan jumlah pasien positif COVID-19  di daerah itu bertambah 29 orang sehingga jumlah total pasien terkonfirmasi virus corona jenis baru penyebab COVID-19 itu naik menjadi 1.106 kasus.

"Terdapat 29 warga Kota Solok yang terkonfirmasi positif COVID-19 sejak Minggu (23/5) hingga Senin (24/5) ini berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand)," kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Senin.

Ia menjelaskan 29 pasien yang dinyatakan positif tersebut sebelumnya pernah kontak erat dengan pasien konfirmasi positif COVID-19 dan saat ini 26 orang tengah menjalani karantina mandiri, serta tiga orang lainnya dirawat di rumah sakit.

"Sejak tiga hari terakhir belum ada pasien yang dinyatakan sembuh COVID-19, sementara kasus terkonfirmasi positif setiap hari selalu ada," katanya.

Dengan adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif tersebut perkembangan komposisi data kasus COVID-19 di Kota Solok mencapai 1.106 orang, yakni terdiri atas pasien sembuh berjumlah 1.022 orang, dirawat di RSUD M Natsir empat orang.

"Selanjutnya, menjalani isolasi mandiri 42 orang, dirawat di RST enam orang, isolasi di Banda Panduang satu orang, dan meninggal dunia 21 orang," katanya.

Ia mengimbau pada warga di kota itu agar senantiasa menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta mengikuti anjuran pemerintah.

Selain itu, ia juga mengingatkan warga semua agar lebih disiplin dan ketat menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Terutama saat berada di luar rumah, di lingkungan pekerjaan maupun di tempat keramaian yang memicu penyebaran COVID-19.

"Jangan sampai lupa menerapkan tiga M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun," demikian Nurzal Gustim.

Baca juga: Bertambah tujuh, positif COVID-19 Kota Solok-Sumbar jadi 1.064 kasus

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 bertambah tujuh orang di Kota Solok

Baca juga: ASN dan dokter, suami istri di Kota Solok-Sumbar positif COVID-19


 

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wagub Sumbar imbau masyarakat tidak ragukan vaksin COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar