Warga jalani karantina wilayah di Cilangkap dapat bantuan makanan

Warga jalani karantina wilayah di Cilangkap dapat bantuan makanan

Petugas medis jemput bola bersiap melakukan tes usap PCR bagi warga yang tidak bisa keluar rumah di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (21/5/2021). Kawasan zona merah tersebut memberlakukan mikro lockdown serta tes usap PCR secara massal setelah sebanyak 51 orang warga positif COVID-19 berasal dari klaster halal bihalal di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/pras.

Kita berikan kepada warga yang sedang karantina makanan siap saji satu hari tiga kali
Jakarta (ANTARA) - Warga RT 03/03 Kelurahan Cilangkap yang menjalani karantina wilayah mendapatkan bantuan makanan dari sejumlah pihak.

"Kita berikan kepada warga yang sedang karantina makanan siap saji satu hari tiga kali. Pagi sarapan jam 7, kemudian siangnya kita bagikan jam 11, sorenya kita bagikan jam 3," kata Ketua RW 03 Rosadi di Cilangkap, Jakarta, Senin.

Baca juga: Warga terindikasi COVID-19 di Cilangkap bertambah jadi 104

Rosadi menambahkan pembagian makanan tersebut tak hanya dilakukan kepada warga yang terkena COVID-19, namun juga mereka yang terdampak akibat pemberlakuan karantina wilayah.

"Karena di lockdown tak bisa kemana-mana di luar itu kita berikan sembako," ujar Rosadi.

Baca juga: Pekerja informal yang balik ke Jakarta jalani tes antigen di Pancoran

Rosadi mengatakan bahwa bantuan bahan makanan datang dari banyak pihak seperti TNI-Polri, hingga hasil swadaya masyarakat di lingkungan sekitar.

"Kita berikan ada beras ada mie instan, ada telur ada minyak goreng, termasuk susu dan vitamin. Kita berikan madu juga supaya imunitas semua naik. Dan kita berikan makanan bergizi tentunya supaya ini selesai semua tidak lockdown lagi," tutur Rosadi.

Baca juga: Polda Metro temukan 476 pemudik terindikasi COVID-19

Sebelumnya jumlah warga yang positif COVID-19 berdasarkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di RT03/03 Kelurahan Cilangkap bertambah menjadi 104 orang.

Rosadi merinci, sebanyak 20 orang warganya dirujuk ke rumah sakit  untuk dirawat. Sementara 67 warga lainnya dirawat di Wisma Atlet, dan 17 orang lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pembangunan proyek kedua Program Rumah DP 0 Rupiah resmi dimulai

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar