Pertamina tambah 17 lokasi BBM Satu Harga di wilayah Jatimbalinus

Pertamina tambah 17 lokasi BBM Satu Harga di wilayah Jatimbalinus

SPBU 56.842.06 yang berada di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat melayani BBM Satu Harga. ANTARA/HO-Pertamina.

Tahun ini ada 17 titik tambahan layanan BBM Satu Harga akan beroperasi di wilayah Jatimbalinus, sampai saat ini sudah beroperasi sebanyak 10 titik yang semakin mempermudah akses masyarakat terhadap energi dalam menunjang kegiatan perekonomian
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) akan menambah 17 lokasi pengoperasian bahan bakar minyak Satu Harga di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara atau Jatimbalinus sebagai wujud pemenuhan hak masyarakat untuk mendapatkan energi secara sama dan setara.

Unit Manager Communication & CSR Marketing Region Jatimbalinus Pertamina Deden Mochamad Idhani mengatakan pengoperasian lembaga penyalur BBM Satu Harga berpengaruh dengan kegiatan perekonomian masyarakat.

"Tahun ini ada 17 titik tambahan layanan BBM Satu Harga akan beroperasi di wilayah Jatimbalinus, sampai saat ini sudah beroperasi sebanyak 10 titik yang semakin mempermudah akses masyarakat terhadap energi dalam menunjang kegiatan perekonomian," kata Deden dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Sebelum layanan BBM Satu Harga beroperasi, masyarakat mendapatkan harga BBM jenis premium sekitar Rp7.000 - Rp8.000, pertalite sekitar Rp9.000, dan solar sekitar Rp6.500 per liter.

Kini empat provinsi di wilayah Jatimbalinus sudah terdapat 53 titik BBM Satu Harga yang melayani kebutuhan bahan bakar minyak di sana dengan wilayah lain di Indonesia, yaitu harga premium Rp6.450 per liter dan harga biosolar Rp5.150 per liter.

Dalam upaya mendukung pengoperasian layanan BBM Satu Harga khusus di Nusa Tenggara Barat, Pertamina akan membuka jalur baru pengiriman bahan bakar dari Fuel Terminal Bima menuju SPBU di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu yang baru saja diresmikan agar masyarakat tak lagi menempuh jarak 15 kilometer untuk membeli BBM.

Pertamina terus menambah jaringan dan jalur distribusi BBM hingga ke seluruh pelosok mulai dari daerah paling utara hingga ke daerah paling selatan di Indonesia.

"Titik-titik lembaga penyalur yang melayani BBM Satu Harga merupakan upaya Pertamina dalam mendukung kemajuan Indonesia," tutup Deden.

Baca juga: Wujudkan BBM satu harga, BPH Migas dorong penambahan Pertashop
Baca juga: Legislator desak Pertamina gencarkan pelatihan digitalisasi SPBU
Baca juga: Tahun ini, pemerintah targetkan tambah 76 titik BBM Satu Harga

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Resmikan subholding, Erick ingin Pertamina capai valuasi 100 miliar dolar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar