Menhub: Konektivitas penentu berkembangnya ibu kota baru

Menhub: Konektivitas penentu berkembangnya ibu kota baru

Tangkapan layar - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam diskusi daring Sistem Transportasi Cerdas di Ibu Kota Negara yang digelar Balitbang Perhubungan, Selasa (25/5/2021). ANTARA/Tangkapan layar Youtube Balitbanghub151 Channel/pri.

Konektivitas adalah penentu bagi berkembangnya suatu kota dan transportasi yang cerdas menjadi pilihan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan konektivitas yang ditunjang oleh sistem transportasi terpadu akan menjadi penentu bagi berkembangnya suatu wilayah, khususnya Ibu Kota Baru di Provinsi Kalimantan Timur.

"Konektivitas adalah penentu bagi berkembangnya suatu kota dan transportasi yang cerdas menjadi pilihan," kata Menhub Budi Karya dalam diskusi daring Sistem Transportasi Cerdas di Ibu Kota Negara yang digelar Balitbang Perhubungan, Selasa.

Menhub Budi Karya mengatakan kebijakan sistem transportasi di Ibu Kota Negara (IKN) sepenuhnya menerapkan teknologi terbaru dan ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik, kereta api, hingga integrasi perhubungan udara melalui bandara baru yang akan dibangun.

Baca juga: Bappenas pastikan kesiapan infrastruktur dan jalur logistik IKN

Kebijakan tersebut, kata Menhub, juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan kontribusi mereka dalam mengembangkan sektor transportasi di IKN.

"Kita juga mendesain IKN untuk menciptakan peluang bagi akademisi untuk turut memberikan konsep, juga kepada masyarakat agar menangkap peluang bisnis, lahan pekerjaan, dan lahan ilmu pengetahuan, khususnya bagi generasi muda," kata Menhub Budi Karya.

Ia menambahkan pemerintah berharap agar seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi dan perhubungan dapat berkolaborasi dalam mengembangkan IKN.

Menurut dia, sistem transportasi cerdas dan terpadu yang diterapkan di IKN akan menjadi simbol kemajuan teknologi dan peradaban Bangsa Indonesia di dunia internasional.

Baca juga: Menkeu : Anggaran IKN pada 2021 sebesar Rp1,7 triliun

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Syarat perjalanan tetap ketat meski pandemi akan jadi endemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar