Jumlah pasien COVID-19 di RSUD Meulaboh Aceh berkurang jadi 7 orang

Jumlah pasien COVID-19 di RSUD Meulaboh Aceh berkurang jadi 7 orang

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Meulaboh (ANTARA) - Jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di Ruang Pinere Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh Kabupaten Aceh Barat hingga Selasa (25/5) malam berkurang menjadi tujuh orang, setelah enam orang lainnya dinyatakan sudah sembuh.

Sebelumnya, jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mencapai 13 orang.

“Alhamdulillah, berkurangnya pasien yang dirawat ini karena sebagian pasien juga sudah sembuh,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh Barat Amril Nuthihar di Meulaboh, Selasa.

Selain dirawat di rumah sakit, kata dia, sebanyak dua pasien positif COVID-19 di Aceh Barat yang sebelumnya melakukan isolasi mandiri, pada Selasa siang juga sudah dinyatakan sembuh kembali.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Aceh Barat bertambah empat orang

Baca juga: Warga Aceh Barat positif COVID-19 bertambah 7 orang


Sedangkan jumlah warga Aceh Barat yang dirawat di luar daerah, kata Amril Nuthihar, hingga Selasa malam, berjumlah mencapai delapan orang.

Kedelapan pasien tersebut masing-masing dirawat di Ruang Pinere Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh sebanyak tujuh orang, dan satu orang pasien dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Nagan Raya sebanyak satu orang.

Sedangkan pasien yang masih menjalani isolasi mandiri, kata Amril Nuthihar, mencapai 18 orang.

“Satgas Penanganan COVID-19 hingga kini masih terus melakukan pengawasan terhadap pasien positif, agar kondisi kesehatan mereka benar-benar membaik dan menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” katanya menegaskan.*

Baca juga: Seorang kepala desa di Aceh Barat meninggal dunia akibat COVID-19

Baca juga: Dosen terpapar COVID-19, UTU Meulaboh-Aceh terapkan belajar daring

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bio Farma targetkan penguasaan teknologi baru vaksin COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar