BMKG sebut puncak gerhana bulan di Jambi pukul 18.18 WIB

BMKG sebut puncak gerhana bulan di Jambi pukul 18.18 WIB

Dokumentasi - Gerhana bulan penumbra tampak dari Deli Serdang, Sumatra Utara, Rabu (23/3/2016). ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/am.

Puncak gerhana bulan dapat teramati pada pukul 18.18.43 WIB
Jambi (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan puncak fenomena alam gerhana bulan total atau bulan merah super (super blood moon) di wilayah Provinsi Jambi diperkirakan terjadi pada Rabu pukul 18.18 WIB.

"Puncak gerhana bulan dapat teramati pada pukul 18.18.43 WIB," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun BMKG Sultan Thaha Jambi Annisa Fauziah di Jambi, Rabu.

Baca juga: BMKG: Banjarnegara diprakirakan hujan di lokasi pengamatan gerhana

Akan tetapi di wilayah Provinsi Jambi hanya mendapati bulan yang sudah dalam fase gerhana sebagian pada saat bulan terbit. Hal itu karena fase mulainya gerhana bulan di wilayah Jambi terjadi pada pukul 15.46 WIB.

Selanjutnya fase gerhana bulan sebagian mulai pukul 16.44 WIB dan fase gerhana total mulai pukul 18.09 WIB dan puncak gerhana bulan di wilayah Jambi pada pukul 18.18 WIB.

Baca juga: Peneliti: Gerhana bulan total bisa diamati 2,5 tahun sekali

Baca juga: BMKG Banjarnegara lakukan pengamatan gerhana bulan total


Sementara bulan di beberapa wilayah dalam Provinsi Jambi terbit antara pukul 18.00 WIB sampai dengan 18.09 WIB. Gerhana bulan berakhir di wilayah Jambi pada pukul 20.51 WIB.

"Gerhana bulan dapat dilihat secara langsung, tidak seperti gerhana matahari yang membutuhkan alat bantu, akan tetapi jika cuaca berawan gerhana bulan cenderung tidak terlihat," kata Annisa Fauziah.

Dijelaskan Annisa, gerhana bulan total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar. Saat puncak gerhana bulan terjadi bulan akan terlihat berwarna merah atau yang dikenal dengan istilah Blood Moon.

Baca juga: LAPAN: Gerhana Bulan Total langka bersamaan Hari Raya Waisak

Baca juga: BMKG sebut gerhana bulan total terjadi 26 Mei 2021

Pewarta: Muhammad Hanapi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar