Pasien positif COVID-19 bertambah 22 orang di Kabupaten Solok

Pasien positif COVID-19 bertambah 22 orang di Kabupaten Solok

Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Rabu (3/12/2020). ANTARA/Laila Syafarud/am

Arosuka (ANTARA) - Pasien positif COVID-19 bertambah 22 orang sampai saat ini dan total warga terkonfirmasi virus itu menjadi 1.533 orang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam di Arosuka, Rabu, mengatakan 22 pasien yang dinyatakan positif tersebut pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 sebelumnya, saat ini 20 orang tengah menjalani karantina mandiri, satu orang dirawat di rumah sakit, dan satu orang lainnya meninggal dunia.

Ia menyebutkan penambahan pasien sembuh COVID-19 juga bertambah sebanyak tiga orang hingga hari ini total pasien sembuh di Kabupaten Solok mencapai 1.303 orang.

Pasien tersebut dinyatakan sembuh setelah dua kali menjalani tes usap dengan hasil negatif.

Baca juga: Tambah lagi 29, positif COVID-10 di Kota Solok-Sumbar naik 1.106 kasus

Baca juga: Satgas COVID-19 Sumbar bantah ada daerah zona merah


Syam merincikan dari 1.533 warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi COVID-19, yakni terdiri atas 144 orang tengah menjalani karantina mandiri, 35 dirawat di rumah sakit, 51 meninggal dunia, sembuh 1.303 orang sembuh.

Selain itu, hasil pemeriksaan spesimen yang sudah dilakukan sebanyak 16.751 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan tes massal Kabupaten Solok.

"Terkait zonasi daerah di Sumatera Barat pada pekan ke-63 dari 23 hingga 29 Mei 2021, Kabupaten Solok masih dalam zona oranye atau risiko sedang COVID-19 dengan skor 2,18," ujar dia.

Selain itu, melihat Kabupaten Solok yang masih berada di zona oranye ia berharap agar masyarakat di daerah itu selalu mematuhi protokol kesehatan COVID-19, tetap memakai masker saat berinteraksi di luar rumah, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjaga imunitas tubuh.

"Membolehkan beraktivitas bukan berarti wabah telah berakhir, untuk itu mari kita lakukan protokol COVID-19 dalam melaksanakan kegiatan dan aktivitas sehari-hari," ujar dia.

Menurut dia hal itu bertujuan untuk membentengi diri agar terhindar dari penyebaran COVID-19.

"Tetaplah menjaga kesehatan dan marilah kita konsisten serta disiplin mematuhi semua protokol kesehatan sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," ucap dia.*

Baca juga: Bertambah tujuh, positif COVID-19 Kota Solok-Sumbar jadi 1.064 kasus

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Solok bertambah 23 orang

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wagub Sumbar imbau masyarakat tidak ragukan vaksin COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar