Rizieq Shihab akui positif COVID-19 tapi merasa kondisinya baik

Rizieq Shihab akui positif COVID-19 tapi merasa kondisinya baik

Suasana sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pemeriksaan saksi ahli dari terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Rabu (19/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman.

video tersebut oleh jaksa penuntut umum disebut berbohong
Jakarta (ANTARA) - Terdakwa Rizieq Shihab mengaku dalam persidangan bahwa dirinya positif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR, namun merasa kondisinya baik-baik saja.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menjawab pertanyaan Majelis Hakim dalam sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan terdakwa untuk kasus tes usap RS UMMI Bogor di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis.

"Disampaikan hasil dari PCR adalah positif COVID-19. Tapi menurut keterangan tim Mer-C kondisi saya pada waktu itu COVID-19 membaik. Jadi disarankan isolasi mandiri dilangsungkan," kata Rizieq.

Rizieq Shihab mengatakan bahwa dirinya mendapat masukan dari pihak RS UMMI Bogor untuk melakukan tes usap PCR untuk mengetahui apakah terjangkit COVID-19.

Baca juga: Rizieq Shihab jalani sidang putusan kasus kerumunan Kamis ini

Lebih lanjut, Rizieq mengatakan bahwa tes usap PCR itu dilakukan pada 27 November 2020 setelah ia menerima laporan hasil tes usap antigen yang dilakukan oleh Mer-C terindikasi positif COVID-19.

"Akhirnya saya setuju dan PCR itu diambil 27 NovemberJumat setelah Shalat Jumat dan hasil resminya kita dapatkan Senin karena Sabtu dan Ahad libur," ujar Rizieq Shihab.

Mantan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu mengatakan bahwa dirinya mendengar banyak kabar terkait spekulasi kondisi kesehatannya saat dirawat di RS UMMI.

"Saya mendengar banyak berita hoaks yang memberitakan saya ini parah, kritis bahkan ada yang memberitakan saya mati akibat COVID-19 dan lain sebagainya," jelas Rizieq.

Baca juga: Polrestro Jakarta Timur amankan 21 simpatisan Rizieq Shihab

Hal itulah yang kemudian membuat pihak keluarga Rizieq Shihab membuat video pernyataan terkait kondisi kesehatan yang dijelaskan oleh sang menantu Hanif Alatas.

"Kita diusulkan membuat rekaman untuk meredam keresahan akibat berita hoaks. Kemudian menantu meminta izin kepada saya dan saya setuju rekaman tersebut menyampaikan saya baik-baik saja. Pada akhirnya video tersebut oleh jaksa penuntut umum disebut berbohong mengatakan kondisi saya baik-baik saja," ujar Rizieq.

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Densus 88 tangkap Munarman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar