Menparekraf apresiasi pengelola wisata yang pertahankan karyawan

Menparekraf apresiasi pengelola wisata yang pertahankan karyawan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi agrowisata Alas Harum di kawasan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. ANTARA/Naufal Fikri Yusuf

Menparekraf: Kami akan mendata para pelaku pariwisata yang berhasil bertahan untuk berbagi peluang.
Gianyar (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi manajemen kawasan agrowisata Alas Harum di kawasan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, yang tidak melakukan PHK terhadap karyawannya selama masa pandemi COVID-19.

"Saya mengapresiasi bahwa selama pendemi dan sulitnya ekonomi, tempat destinasi wisata terpadu Alas Harum ini sama sekali tidak melakukan PHK terhadap 250 orang karyawannya. Untuk itu saya ucapkan terima kasih," ujar Sandiaga Uno saat mengunjungi Alas Harum, Kamis.

Ia mengatakan semangat serta teguhnya pengharapan yang dibuktikan manajemen serta pegawai Alas Harum dapat menginspirasi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya untuk bertahan di tengah pandemi COVID-19.

Baca juga: Penyiapan dana hibah pariwisata 2021 masuki tahap akhir

"Jadi saya hadir di sini atas hal yang perlu bagi saya untuk menjadi informasi dan inspirasi bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menghadapi sulitnya ekonomi," katanya.

Selain memberikan apresiasi, Menparekraf Sandiaga Uno juga meminta kepada manajemen Alas Harum maupun pengelola destinasi wisata untuk terus berbenah dan menyiapkan pariwisata pascapandemi COVID-19.

"Jadi COVID-19 ini memaksa kita untuk terus berinovasi dan saya lihat tadi sudah membangun beberapa tambahan layanan, ini adalah bentuk adaptasi kita. Saya juga mengapresiasi bahwa ada aspek digitalisasi, bisa melakukan pembayaran melalui QRIS," ungkapnya.

Baca juga: Kerja dari Bali, solusi jangka pendek yang jitu

Ia juga mengapresiasi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di destinasi pariwisata termasuk yang diterapkan pengelola kawasan Alas Harum.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 di destinasi tersebut sangat penting mengingat sejumlah kegiatan besar, baik nasional dan internasional juga direncanakan akan hadir di Bali.

"Kami akan mendata para pelaku pariwisata yang berhasil bertahan ini untuk berbagi peluang. Nantinya kita ingin mereka juga bisa menginspirasi para pelaku pariwisata yang lainnya," ungkap Menparekraf Sandiaga Uno.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno apresiasi Munas Kadin digelar di Bali

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menparekraf minta jangan sampai sektor pariwisata kibarkan bendera putih

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar