Ahli ingatkan perlunya intensifkan program vaksinasi COVID-19 lansia

Ahli ingatkan perlunya intensifkan program vaksinasi COVID-19 lansia

Ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dr. Yudhi Wibowo. ANTARA/HO - dok. pribadi.

sesuai rekomendasi WHO bahwa prioritas vaksinasi setelah tenaga kesehatan adalah kelompok lansia
Purwokerto (ANTARA) - Ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dr. Yudhi Wibowo mengingatkan bahwa program vaksinasi COVID-19 bagi lansia harus terus digencarkan guna mempercepat target kekebalan kelompok.

​​​​​​"Intensifkan program vaksinasi lansia, hal ini sesuai rekomendasi WHO bahwa prioritas vaksinasi setelah tenaga kesehatan adalah kelompok lansia," kata Yudhi di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.

Dia menambahkan, untuk mempercepat program vaksinasi bagi lansia, pemerintah perlu memanfaatkan program posyandu lansia.

Baca juga: Epidemiolog: Pemerintah perlu evaluasi manajemen pengendalian pandemi

"Bisa juga memanfaatkan program Prolanis atau Program Pengelolaan Penyakit Kronis dan Posbindu atau Pos Binaan Terpadu," katanya.

Dia menambahkan bahwa sosialisasi secara masif harus terus digencarkan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat.

"Sosialisasi secara masif harus terus menerus digencarkan, agar masyarakat makin paham arti penting vaksinasi," katanya.

Sosialisasi harus melibatkan lintas sektor mulai dari pemerintah kabupaten, pemerintah desa, hingga tingkat RT.

Baca juga: Epidemiolog : Semua orang berpeluang tertular COVID-19

"Sosialisasi ditujukan untuk mengajak para lansia berpean aktif menyukseskan program vaksinasi," katanya.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dr. Slamet Rosyadi mengingatkan bahwa Hari Lanjut Usia Nasional yang diperingati setiap 29 Mei merupakan momentum yang tepat untuk mempercepat capaian vaksinasi.

"Ini momentum yang tepat untuk mempercepat capaian vaksinasi bagi lansia," katanya.

Baca juga: Epidemiolog UGM sebut hasil tes acak pemudik belum bisa jadi rujukan

Dia menjelaskan, lansia memang harus menjadi prioritas vaksinasi karena merupakan kelompok yang berisiko tinggi terpapar COVID-19.

"Lansia merupakan prioritas utama dalam Program Vaksinasi Nasional menuju percepatan kekebalan komunal atau 'herd immunity'," katanya.

Baca juga: Epidemiolog UI: Prioritaskan pengendalian pandemi ketimbang ekonomi

Sementara itu dia juga menambahkan bahwa Hari Lanjut Usia Nasional merupakan momentum bagi semua pihak untuk bersama-sama melindungi lansia.

"Caranya adalah dengan memperkuat protokol kesehatan dan menerapkan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas," katanya.

Baca juga: Epidemiolog: Masyarakat harus disiplin prokes meski sudah divaksin
 

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dinkes Lhokseumawe prioritaskan vaksin bagi lansia dan pelayan publik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar