Sepak Bola Dunia

Pemeriksaan tim medis terkait kematian Maradona ditunda

Pemeriksaan tim medis terkait kematian Maradona ditunda

Legenda sepak bola Argentina sekaligus pelatih klub Gimnasia y Esgrima Diego Maradona saat memimpin timnya menghadapi Boca Juniors di Alberto J. Armando Stadium, Buenos Aires, Argentina (7/3/2020). ANTARA/REUTERS/Agustin Marcarian/aa.

Jakarta (ANTARA) - Interogasi tim medis dalam penyelidikan formal terkait wafatnya legenda sepak bola Diego Maradona di Argentina tahun lalu ditunda hingga 14 Juni, AFP melaporkan, Sabtu.

Tujuh anggota tim medis Maradona akan diperiksa oleh hakim investigasi pada Senin, yang kemudian akan memutuskan apakah ada dakwaan yang harus diajukan terhadap mereka.

Jika mereka dituntut dan kemudian dinyatakan bersalah, mereka bisa saja mendapat hukuman sekitar delapan hingga 25 tahun penjara.

Ikon sepak bola berusia 60 tahun itu meninggal karena serangan jantung pada November 2020, hanya beberapa pekan setelah menjalani operasi pembekuan darah pada otak.

Baca juga: Dokter Maradona hadapi dakwaan pembunuhan berencana 
Baca juga: Penyelidik medis: perawatan Maradona "sembrono" sebelum meninggal 


Jaksa meyakini kematian Maradona adalah akibat malpraktek atau kelalaian dokter, yang kemudian memperburuk kondisi kesehatannya dan mengakibatkan kematian.

Pada Mei, panel investigasi yang terdiri dari sejumlah ahli medis menyimpulkan Maradona harus merasakan "periode yang menyakitkan dan berkepanjangan" sebelum kematiannya.

Proses hukum tersebut dilakukan setelah pengaduan yang diajukan oleh dua dari lima putri Maradona terhadap ahli bedah saraf Leopoldo Luque.

Tuduhan atas kematian Maradona terjadi bersamaan dengan kasus lain, yakni perihal sengketa warisan yang melibatkan lima anaknya, saudara laki-lakinya dan mantan pengacara Matias Morla. 

Maradona merupakan idola bagi jutaan orang Argentina. Ia menginspirasi negara Amerika Selatan itu untuk meraih kemenangan Piala Dunia kedua mereka pada 1986. 

Baca juga: Seniman Argentina ini hanya lukis Maradona setelah sang legenda wafat 
Baca juga: Putra Maradona diberi kewarganegaraan Argentina 
Baca juga: Warga Argentina akan unjuk rasa tuntut keadilan atas kematian Maradona 

 

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Mengenang mendiang Maradona dengan lukisan mosaik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar