Kasus COVID-19 di Bangka Barat bertambah 51 orang

Kasus COVID-19 di Bangka Barat bertambah 51 orang

Juru Bicara Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma. ANTARA/Donatus Dasapurna.

kami akan terus melakukan penelusuran
Mentok, Babel (ANTARA) - Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat mencatat jumlah kasus warga yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu bertambah 51 orang sehingga secara keseluruhan menjadi 2.136 kasus.

"Hari ini juga terjadi penambahan jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh atau selesai menjalani masa karantina sebanyak 15 orang, dari Kecamatan Mentok dan Tempilang masing-masing enam orang, serta dari Simpangteritip tiga orang," kata Juru Bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Minggu.

Dengan adanya tambahan 15 orang yang hari ini dinyatakan sembuh atau selesai isolasi tersebut, jumlah pasien yang sudah sembuh menjadi 1.741 orang.

"Sedangkan untuk jumlah pasien yang masih wajib menjalani masa karantina, perawatan atau isolasi mandiri di rumah masing-masing menjadi sebanyak 373 pasien," ujarnya.

Baca juga: 17 bayi di Kabupaten Bangka-Babel terpapar positif COVID-19
Baca juga: Bangka Belitung wajibkan warga dari luar daerah jalani tes COVID-19


Ia menjelaskan, secara keseluruhan jumlah kasus yang ditemukan selama pandemi COVID-19 berlangsung sebanyak 2.136 kasus, jumlah pasien dinyatakan sembuh sebanyak 1.741, meninggal dunia 22 kasus, dan yang masih diwajibkan menjalani karantina, perawatan dan isolasi mandiri sebanyak 373 orang.

Sebanyak 2.136 kasus yang ditemukan selama pandemi berlangsung berasal dari seluruh kecamatan, yaitu dari Mentok sebanyak 826 kasus, Simpangteritip 153 kasus, Jebus 491 kasus, Parittiga 268 kasus, Kelapa 118 kasus dan dari Kecamatan Tempilang 280 kasus.

Menurut dia, tingginya jumlah warga yang dinyatakan terpapar virus corona jenis baru tersebut tidak terlepas dari semakin masifnya para petugas melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap warga yang memiliki kontak erat terhadap warga yang sebelumnya dinyatakan positif.

"Kami akan terus melakukan penelusuran, pelacakan dan pemeriksaan untuk mengetahui secara riil kondisi kesehatan masyarakat untuk memudahkan penanganan dan penanggulangan," kata dia.

Dengan adanya penambahan kasus yang setiap hari lumayan tinggi tersebut, ia berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, minimal memakai masker dengan baik dan benar saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Pasien aktif COVID-19 di Bangka Barat bertambah 42 menjadi 341
Baca juga: Lima kabupaten di Bangka Belitung alami lonjakan COVID-19

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wiku: Penularan rendah, COVID-19 sukar bermutasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar