Joy Red Velvet ungkap alasan remake album untuk karya solo terbarunya

Joy Red Velvet ungkap alasan remake album untuk karya solo terbarunya

Joy dari Red Velvet. (instagram @_imyour_joy)

Jakarta (ANTARA) - Joy dari grup idola Red Velvet mengungkapkan alasannya melakukan "remake album" dengan membuat dan menyanyikan ulang lagu-lagu populer pada 1990 hingga 2000 untuk karya solo terbarunya.

Langkah itu dianggap Joy tepat untuk mewujudkan keinginan produser Lee Soo Man yang ingin menyatukan dua generasi, yaitu generasi ibu dan anak, sehingga dapat menikmati lagu secara bersamaan.

"Orang-orang di usiaku sekarang mungkin tidak terlalu banyak tahu lagu di tahun 2000-an. Tapi aku berlatih dengan lagu-lagu itu saat menjadi trainee. Itu lagu-lagu yang saya tahu dan dengat untuk pertama kali. Normalnya saat orang berpikir tentang album remake merupakan lagu yang tua. Tapi saat Lee Soo Man mengatakn ia ingin saya menyanyikan lagu yang dapat menghubungkan ibu dan anak, saya pikir lagu dari tahun 2000-an akan cocok untuk itu,” kata Joy dalam konferensi persnya dilansir dari Soompi, Selasa.

Baca juga: Rahasia gaya hidup sehat Yeri "Red Velvet"

Baca juga: Wendy Red Velvet tergabung jadi anggota "Community Chest of Korea"


Joy menyebutkan dalam pembuatan album solonya kali ini ia merasa lebih santai dan justru merasa banyak belajar.

Ia pun sangat bersyukur kepada seluruh musisi lain yang memperbolehkan lagu- lagunya dinyanyikan ulang oleh Joy untuk menghasilkan album “Hello”.

“Ada begitu banyak lagu bagus sehingga sulit untuk dipilih, tapi saya ingin ada tema yang menghubungkan. Saya menggunakan kedua lagu yang ingin saya nyanyikan dan lagu yang direkomendasikan oleh orang lain. Untungnya, semua lagu yang saya inginkan, saya mendapat izin dari senior saya untuk menggunakannya,” kata Joy.

Bagi Joy lagu di era 1990- 2000an memberikan sentuhan aura retro yang membuatnya menyukai lagu- lagu di masa itu. Ia bakan berharap dapat lahir lebih dahulu untuk melewati seluruh masa keemasan tahun 1990-2000an.

“Lagu-lagu dari tahun 1990-an dan 2000-an memberi saya efek penyembuhan. Saya menyukainya. Saya sangat suka getaran retro itu. Saya bahkan mengatakan bahwa saya berharap saya lahir lebih awal sehingga saya bisa melewati masa-masa itu. Saya sangat menyukai getaran murni dan jujur yang ada di film dan konten lain dari waktu itu. Saya mendapat banyak inspirasi dari film,” kata Joy.

Baca juga: Joy Red Velvet bersiap debut solo lewat album "Hello"

Baca juga: Informasi di "subway" Seoul pakai suara Joy dan Seulgi Red Velvet

Baca juga: Red Velvet siap gelar konser perdana pada Agustus
 

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar