Sandiaga prediksi 20 ribu penonton padati World Superbike di Mandalika

Sandiaga prediksi 20 ribu penonton padati World Superbike di Mandalika

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah dan Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer mengunjungi sirkuit MotoGP Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (6/5/2021). (ANTARA/Diskominfotik NTB). (1)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memperkirakan kejuaraan balap motor internasional World Superbike (WSBK) di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 12-14 November 2021 akan dipadati 20 ribu penonton setiap harinya.

“World Super Bike akan melibatkan 24 atlet mancanegara yang akan bertanding untuk acara bergengsi di akhir musim World Superbike, diperkirakan antara 20 ribu penonton per hari yang berpotensi menyaksikan,” kata Sandiaga dalam konferensi pers virtual dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

WSBK akan menjadi ajang pendahuluan untuk kejuaraan internasional bergengsi MotoGP pada Maret 2022.

Baca juga: Kemenhub percepat konektifitas transportasi untuk MotoGP Mandalika

Meskipun disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat, Presiden Jokowi tetap memerintahkan penyelenggara WSBK untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat, baik untuk atlet, delegasi dan juga penonton.

“Para atlet diharapkan hadir lima hari sebelum latihan, dengan status sudah divaksin oleh enam vaksin yg sudah disetujui WHO, dan sebelum keberangkatan melakukan Tes PCR. Setelah kedatangan dalam karantina akan terus secara rutin dilakukan testing (pengujian) bagi para atlet,” ujar Sandiaga.

Ia berharap penyelenggaraan WSBK akan menjadi bukti kepada dunia, bahwa Indonesia dapat menyelenggarakan kejuaraan olahraga berskala internasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Baca juga: Sirkuit Mandalika masuk kalender World Superbike 2021

Mengenai ketentuan kapasitas dan pengaturan penonton, Sandiaga mengatakan akan ada kebijakan yang mengacu pada perkembangan pandemi COVID-19 di Indonesia sebelum penyelenggaraan WSBK.

“Ini nanti disesuaikan dengan data COVID-19 pada saat November 2021. Keputusannya apakah dari kapasitas penonton 10,20 atau 30 persen, nanti akan ditentukan saat terakhir,” ujarnya.

Sandiaga berharap WSBK dan juga MotoGP akan membantu pemulihan kegiatan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pariwisata.

Baca juga: MotoGP Mandalika jadi pertaruhan Indonesia di mata dunia
Baca juga: Menparekraf : Pembangunan Mandalika sudah mematuhi ESG
Baca juga: Pengamanan MotoGP Mandalika menelan anggaran Rp20 miliar


Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kasus COVID-19 nasional dan global, acuan pembukaan BaliĀ 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar